BP Batam Bangun Jalan Akses Galangan Kapal Tanjung Uncang, Sazani : Fasilitas Penunjang dan Pertimbangan Bagi Investor

0
56

Silabuskepri.com, Batam –Pembangunan insfrastruktur jalan adalah target utama dalam kemajuan suatu daerah, tetapi perlu dikaji lebih dalam agar penempatan pembangunan tersebut bisa membawa kesejahteraan bagi masyarakat setempat. Namun pembagunan peningkatan jalan kawasan industri tanjung uncang yang dianggarkan BP Batam ini adalah untuk pembangunan jalan akses keperusahaan beberapa galangan kapal yang memakan dana dengan nilai kontrak Rp9.629.280.000 dengan masa waktu kerja pelaksanaan 150 hari kalender.

Dana proyek tersebut bersumber dari BLU tahun anggaran 2018. No kontrak 5127.011.051/kontrak/PPK/PNBP/4/2018. dengan pelaksana PT.DEVA KARYA dan Kolsultan supervisi oleh PT.Ardia Mandiri.

Humas BP Batam, SaZani saat di konfirmasi terkait pembagunan tersebut menyatakan, bahwa Insfrastruktur Jalan adalah salah satu fasilitas yang di sediakan BP Batam, sebagai Fasilitas penunjang kelancaran Operasional Perusahaan dalam melakukan kegiatan.

“Pembangunan jalan tersebut salah satu bahan pertimbangan bagi Investor yang ingin berinvestasi.” ujar Sazani kepada silabuskepri.co.id. Sabtu (12/05/2018).

Lanjut Sazani, Fasilitas lengkap, akses masuk dan keluar kendaraan lancar, sudah bisa dipastikan kawasan tersebut akan berkembang.

” Fasilitas yang diberikan bukan dalam kawasan akan tetapi Fasilitas akses menuju ke Perusahaan disana”. tutupnya.

Koordinator lapangan Kegiatan tersebut Sudiman saat dijumpai dilapangan menyatakan bahwa pembangunan tersebut adalah proyek langsung dari BP Batam dan nantinya akan kami selesaikan dalam waktu 150 hari kedepan.

“Ini proyek otorita batam, kami akan melakukan pembagunan jalan ini kurang lebih sekitar 2 km dengan lebar 6 meter.” ujarnya

Saat ditanya terkait asal usul lelang proyek dan juga pengusul proyek ini hingga bisa dilakukan oleh PT.Ardia Mandiri, Sudiman mengatakan bahwa proyek tersebut langsung dari BP Batam dan terkait lelang proyek urusannya BP Batam.

” Saya tidak punya wewenang menjelaskan hal itu, dan tidak mengetahui terkait lelang proyek BP Batam ini,” katanya

Pantau silabuskepri.co.id dilapangan bahwa jalan yang di semenisasi terlihat masih layak, hanya saja butuh perbaikan dengan adanya beberapa lobang jalan saja, dan lagi pembagunan jalan ini terkesan ada hal pembiaran dari Dinas terkait akan kewajiban dan tanggung jawab perusahaan yang di tuju Untuk pemeliharaan jalan tersebut.

Pasalnya sebagai penyedia insfrastruktur jalan BP Batam sebelumnya sudah membagun jalan dan masih layak digunakan. hanya perlu dilakukan penambalan lobang dan juga perawatan jalan.
Hal ini terjadi akibat ulah dari kendaraan berat perusahaan yang mengankut besi dan juga material lainnya sehingga jalan cepat rusak,

Perlu diketahui dan juga diperhatikan akan kepedulian pihak pengusaha dalam perawatan dan juga pemeliharaan jalan juga termasuk tanggung jawab perusahaan yang mana secara kepentingan, jalan ini adalah murni akses ke perusahaan ditempat tersebut.

Diduga perusahaan lalai dan tidak peduli juga tidak melakukan perawatan jalan tersebut yang faktanya bisa berimbas kepada anggaran dana dari BP Batam, dikarenakan BP Batam ringan tangan untuk menganggarkan dana pembagunan jalan dengan dalih sebagai penunjang investasi.

(P.sib)

LEAVE A REPLY