Dituntut 3 Bulan Penjara, Mantan Kasatpol PP Akan Menghirup Udara Segar

0
325

Silabuskepri.co.id, Batam — Pengadilan Negeri Batam kembali mengelar persidangan terdakwa Hendrik mantan Kasatpol PP Batam dalam agenda sidang pembacaan tuntutan dari Jaksa penuntut umum, Kamis (17/05/2018).

Dalam persidangan tersebut Jaksa Penuntut umum Ros Malina Sembering SH, membacakan tuntutan bahwa terdakwa Hendri Mantan Kasatpol PP Batam terbukti secara sah melakukan perbuatan melanggar hukum sesuai pasal 378 KUHP pidana dalam kasus pengerjaan pengusuran yang diminta oleh diveloper PT Putra  Karyasindio Prakarsa.

“Terdakwa atas nama Hendri terbukti melakukan tindak pidana penipuan sebesar Rp 283.200.000 atas PT Putra Karyasindo Prakasa” dalam bacaan JPU di Persidangan.

Usai mendengarkan pembacaan Tuntutan oleh JPU, Sidang yang dipimpin Majelis hakim Reni Pitua Ambarita dan hakim anggota Egi Novita dan M Chandra kembali ditunda untuk sidang berikutnya.

Perlu diketahui bahwa Tersangka Hendri sebelum menjadi tersangka kasus penipuan sebesar Rp 283.200.000 atas PT Putra Karyasindo Prakasa. Juga sedang dalam penyidikan pihak kepolisian terkait kasus penerimanan 825 Sappol PP dikota batam.

Dikutip dari laman Batamtoday.com dalam pemeberitaannya, Jum’at, 28-07-2017 bahwa mantan Kasatpol PP Batam, Hendri, ditetapkan penyidik Polresta Barelang sebagai tersangka kasus penipuan perekrutan pegawai honorer Satpol PP Batam.

Kapolresta Barelang, Kombes Hengki mengatakan, penetapan sebagai tersangka tersebut, dikarenakan alat bukti yang dikumpulkan penyidik sudah lengkap.

“Yang bersangkutan (Hendri) sudah ditetapkan jadi tersangka kasus penipuan penerimaan pegawai honorer Satpol PP Batam. Bahkan, Hendri sendiri juga kooperatif menjalani pemeriksaan selama penyelidikan dilakukan,” ungkap Hengki.

Meskipun sudah tersangka, Hendri belum ditahan pihaknya, karena alasan keluarga serta pertimbangan dari penyidik bahwa yang bersangkuran tidak akan kabur.

“Keluarga meminta agar tidak ditahan dulu. Meski demikian, proses hukum tetap dilakukan dan proses selanjutkan akan secepatnya,” pungkas Hengki.
(P.sib)

LEAVE A REPLY