Foto : Direktur Lion Group Edward Sirait

Silabuskepri.co.id, Batam – Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Lion Air Group (PT Batam Aero Technic) melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama yang digelar di Marketing centre Gedung BP Batam pada Rabu (14/4/2021) pagi.

Saat penandatangan perjanjian kerjasama itu di hadiri, Wakil Kepala BP Batam Purwiyanto, Edward Sirait Presiden Direktur (CEO) Lion Air, Syahril Japarin Anggota Bidang Pengusahaan serta pejabat terkait.

Edward Sirait selaku Presiden Direktur (CEO) Lion Air mengaku telah melalukan satu proses Adendum perjanjian kerjasama agar pelaksanaan pengembangan Lion air di Batam jauh lebih mudah dan praktis, baik kerjasama dengan pihak lain ataupun mitra-mitra yang terkait dengan peralatan pesawat.

Pada kesempatan itu Edward kemudian menjelaskan mengenai kehadiran Batam Aero Technic (BTA) ” Hadirnya BAT di kota Batam sebenarnya ditujukan untuk mengembangkan bisnis perawatan pesawat, bukan pabrik pembuatan pesawat, yang fokus utamanya adalah menghemat devisa,” terangnya.

Sebelum adanya BAT di Batam, maskapai melakukan perawatan pesawatnya ke luar negeri Sehingga pemasukan untuk nasional ataupun daerah tidak ada, namun setelah adanya Batam Aero Technic ini setidaknya akan menghemat devisa negara 65-70 persen dari kebutuhan MRO maskapai penerbangan nasional, dengan nilai Rp26 Triliun per tahun.

Di sisi lain dengan kehadiran Batam Aero Technic ini akan menyerap tenaga kerja hingga 10.000 an pekerja, namun perlu di ketahui tenaga kerja yang diterima di industri MRO punya sertifikasi dan pendidikan khusus.

“Tenaga kerja yang di butuhkan ini punya keahlian kusus, tenaga kerja yang bersertifikat dan bukan Lion group yang mengeluarkan namun dari kementerian perhubungan yaitu direktorat kelaikan pengoperasian pesawat udara, untuk tenaga kerja ini di perkirakan hingga tahun 2015 nanti industri ini sudah menampung 10.000 an tenaga kerja ” terangnya. (Rm)