Masyarakat Keluhkan Harga Cabai Kriting dan Cabai Rawit di Pasar Dabo Melambung Tinggi

LINGGA, Harga cabai merah dan cabai rawit di pasar Dabo Kabupaten Lingga naik hingga 75 persen. Kenaikan harga cabai ini banyak di keluhan kaum ibu.

“Biasa kami beli eceran, per ons di warung warung terdekat seharga Rp 4.500 rupiah, sekarang hampir seharga Rp 10.000 rupiah ,” ujar Yenny Carnova, ibu rumah tangga berdomisili di Sungai lumpur Kecamatan Singkep.

Zulkifli pedagang yang menempati pasar sayur Dabo mengatakan harga cabai merah dan cabai rawit naik.

“Normalnya cabe merah Rp 40 ribu rupiah perkilogramnya, dan sempat naik di harga Rp 90 ribu rupiah, tapi saat ini perkilo gramnya Rp 80 ribu rupiah,”ujarnya

Sementara untuk cabe rawit, normalnya Rp 38 ribu rupiah perkilo kini naik menjadi Rp 74 ribu perkilo,” kata Zulkifli, Senin (11/1/2021)

Dikatakan Zul, kenaikan harga cabai merah dan cabai rawit dipengaruhi berbagai faktor seperti tranportasi. Daerah pemasok kedua bahan dapur ini berasal dari daerah Jambi, hal itu sangat mempengaruhi kenaikan harga.

Selain itu, Kata Zul, penyebab lain harga cabai naik yakni kondisi cuaca juga memengaruhi harga pasar, musim penghujan seperti sekarang ini juga mempengaruhi produksi atau stock barang.

“Kemarin saya pesan 150 kg yang datang hanya 50 kg saja. Monimnya stock juga mempengaruhi harga barang,” ujarnya

Daerah pemasok Cabai Kriting dan Cabai Rawit ke Pasar Dabo satu-satunnya daerah Jambi dan Batam.” Tutup Zul ( juhari )

You might also like