Kedeputian Bandara, Pelabuhan, dan Lalu Lintas Barang Gelar Retret untuk Peningkatan Kinerja dan Sinergi

Silabuskepri.co.id | Batam – Jajaran pejabat struktural di lingkungan Kedeputian Bidang Pengelolaan Bandara, Pelabuhan, dan Lalu Lintas Barang mengikuti kegiatan retret yang digelar di Markas Komando (Mako) Brimob Polda Kepulauan Riau, pada 8–10 Desember 2025. Kegiatan ini dirancang sebagai ruang refleksi sekaligus konsolidasi internal guna meningkatkan kinerja, memperkuat sinergi, serta membangun budaya kerja yang lebih adaptif dan kolaboratif.

Retret tersebut dibuka secara resmi oleh Anggota/Deputi Bidang Pengelolaan Bandara, Pelabuhan, dan Lalu Lintas Barang, Ruslan Aspan, pada Senin (8/12/2025) pagi. Dalam sambutannya, Ruslan menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum strategis untuk menyatukan visi dan langkah seluruh jajaran dalam menghadapi tantangan pengelolaan transportasi dan logistik yang kian kompleks.

Menurut Ruslan, dinamika pengelolaan bandara, pelabuhan, serta lalu lintas barang saat ini menuntut respons yang cepat, terukur, dan terkoordinasi dengan baik antarunit kerja. Oleh karena itu, diperlukan ruang jeda yang konstruktif agar setiap pemangku tanggung jawab dapat berdiskusi secara terbuka, mengevaluasi kinerja, serta menyelaraskan kebijakan dan implementasi di lapangan.

“Penting bagi kita memiliki ruang seperti ini, untuk berdiskusi secara jujur, menyamakan langkah, dan memperkuat hubungan kerja antarunit. Tantangan ke depan tidak bisa diselesaikan secara sektoral, tetapi harus melalui kerja sama yang solid,” ujar Ruslan.

Lebih lanjut, Ruslan menegaskan bahwa melalui retret ini seluruh peserta diajak untuk menetapkan komitmen bersama yang disertai dengan tindakan nyata. Komitmen tersebut dimulai dari evaluasi menyeluruh terhadap standar operasional prosedur (SOP) dan proses pelayanan, baik di pelabuhan, bandara, terminal penumpang, terminal barang, maupun pengelolaan lalu lintas barang.

Selain evaluasi, Ruslan juga menekankan pentingnya penyederhanaan proses administrasi minimal sebesar 30 persen, tanpa mengesampingkan aspek keselamatan, keamanan, dan kepatuhan hukum. Langkah lainnya meliputi penguatan koordinasi lintas unit kerja, percepatan penanganan pengaduan masyarakat, serta peningkatan responsivitas terhadap kebutuhan pengguna jasa.

Komitmen dan tindakan nyata tersebut, lanjut Ruslan, harus bermuara pada hasil yang dapat diukur secara konkret. Indikator keberhasilan antara lain berupa penurunan waktu tunggu pelayanan, peningkatan kecepatan dan kepastian layanan, serta meningkatnya tingkat kepuasan pengguna jasa bandara, pelabuhan, dan layanan lalu lintas barang.

“Batam tidak membutuhkan pemimpin yang hanya pandai bicara. Batam membutuhkan pemimpin yang berani bertindak dan mampu menghadirkan perubahan nyata,” tegas Ruslan.

Menutup sambutannya, Ruslan berharap kegiatan retret ini dapat menjadi sarana untuk saling mengenal lebih dekat antarpejabat struktural, membangun komunikasi yang lebih terbuka dan efektif, serta menemukan pendekatan baru dalam bekerja secara lebih solid, efisien, dan berorientasi pada pelayanan publik.

“Mari kita manfaatkan kegiatan ini bukan hanya sebagai agenda formal, tetapi juga sebagai momentum untuk menyegarkan pikiran, memperkuat rasa kebersamaan, dan menumbuhkan semangat kerja yang lebih baik ke depan,” pungkasnya. (*)

fin4d» Situs Toto Online Terpercaya No 1 Di Indonesia 2025

You might also like