SILABUSKEPRI.CO.ID | Batam — Badan Pengusahaan BP Batam secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada 718 pegawai, yang terdiri dari 681 pegawai tetap dan 57 pegawai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P2K), pada Senin (12/1/2026). Penyerahan SK ini menjadi momentum penting dalam penataan dan penguatan sumber daya manusia (SDM) di lingkungan BP Batam.
Penataan tersebut didasarkan pada Keputusan Kepala BP Batam Nomor 4 dan 5 Tahun 2026, yang bertujuan memastikan setiap pegawai ditempatkan pada posisi yang tepat sesuai dengan kompetensi, kualifikasi, dan kebutuhan organisasi. Langkah ini sekaligus menandai komitmen BP Batam dalam membangun sistem kepegawaian yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kinerja.
Kepala BP Batam Amsakar Achmad menegaskan bahwa penyerahan SK bukan sekadar formalitas administratif, melainkan bagian dari agenda besar reformasi birokrasi internal untuk meningkatkan daya saing institusi.
“Sejarah hanya mencatat kerja-kerja yang luar biasa. Saya berharap 718 pegawai yang menerima SK hari ini menjadi bagian dari sejarah kemajuan Batam,” tegas Amsakar dalam arahannya.
Menurutnya, tantangan pembangunan Batam ke depan semakin kompleks, mulai dari percepatan investasi, penguatan kawasan industri dan logistik, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik. Karena itu, BP Batam membutuhkan aparatur yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki dedikasi, etos kerja tinggi, dan integritas.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menekankan bahwa penataan pegawai ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat fondasi organisasi. Ia menilai, kualitas SDM menjadi kunci utama keberhasilan BP Batam dalam menjalankan peran sebagai motor penggerak pembangunan dan ekonomi kawasan.
“Ini bukan sekadar pembagian SK. Ini adalah titik awal untuk meningkatkan kinerja organisasi dan kualitas pelayanan publik. Setiap pegawai diharapkan mampu menunjukkan unjuk kerja terbaiknya,” ujar Li Claudia.
Ia juga mengingatkan seluruh pegawai agar menjadikan momentum ini sebagai dorongan untuk bekerja lebih profesional, disiplin, dan bertanggung jawab. Loyalitas terhadap institusi, menurutnya, harus diwujudkan melalui kinerja nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat dan dunia usaha di Batam.
“Jadikan momentum ini sebagai awal pengabdian terbaik bagi BP Batam yang kita cintai. Jalankan setiap amanah dengan profesionalisme dan integritas demi kemajuan Batam,” pungkasnya.
Dengan penyerahan SK kepada ratusan pegawai tersebut, BP Batam optimistis dapat memperkuat kapasitas kelembagaan, meningkatkan efektivitas pelayanan, serta menghadirkan SDM unggul yang siap menjawab tantangan pembangunan Batam sebagai kawasan strategis nasional dan gerbang ekonomi internasional.(*)