Bintan Raih Predikat WBK pada SAKIP dan ZI Awards Kementerian PANRB RI

Silabuskepri.co.id | Bintan — Pemerintah Kabupaten Bintan kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Pemkab Bintan berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada ajang SAKIP dan Zona Integritas (ZI) Awards 2025 yang diselenggarakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) RI di Jakarta.

Penghargaan bergengsi bertema “Transformasi Akuntabilitas dan Integritas Menuju Indonesia Emas 2045” tersebut menjadi indikator keberhasilan reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bintan, khususnya dalam sektor pelayanan perizinan.

Menteri PANRB Rini Widyantini dalam sambutannya menegaskan bahwa implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) serta pembangunan Zona Integritas (ZI) merupakan instrumen utama untuk memastikan kebijakan dan penggunaan anggaran negara benar-benar berdampak langsung kepada masyarakat.

Menurutnya, reformasi birokrasi bukan hanya soal administrasi, tetapi tentang kepercayaan publik.

“SAKIP dan Zona Integritas memastikan setiap program pemerintah memiliki hasil nyata bagi masyarakat, bukan sekadar serapan anggaran,” tegas Rini.

Berdasarkan hasil evaluasi nasional, nilai rata-rata SAKIP tahun 2025 menunjukkan tren peningkatan, yakni:

  • Kementerian/Lembaga: 73,61
  • Pemerintah Provinsi: 69,05
  • Pemerintah Kabupaten/Kota: 64,89

Sementara dari 297 instansi pemerintah yang mengikuti penilaian Zona Integritas, hanya 133 instansi yang dinyatakan berhasil meraih predikat WBK dan/atau WBBM, menjadikan capaian Bintan sebagai prestasi yang kompetitif di tingkat nasional.


Komitmen Pelayanan Bersih dan Transparan

Pelaksana Tugas Kepala DPMPTSP Bintan, Rusli, menyebut penghargaan tersebut merupakan bukti kerja kolektif seluruh jajaran dalam membangun sistem pelayanan publik yang transparan, cepat, dan bebas praktik korupsi.

Ia menegaskan, predikat WBK bukanlah tujuan akhir, melainkan pijakan menuju kualitas birokrasi yang lebih tinggi.

“Penghargaan ini menjadi apresiasi sekaligus tantangan. Kami harus mempertahankan standar pelayanan dan meningkatkan integritas agar ke depan mampu meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM),” ujarnya usai menerima penghargaan, Rabu (11/02) di Jakarta.


Dorong Reformasi Birokrasi di Seluruh OPD

Bupati Bintan Roby Kurniawan turut menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menilai penghargaan bukan hanya simbol prestasi, tetapi energi untuk memperluas reformasi birokrasi ke seluruh perangkat daerah.

Menurutnya, keberhasilan DPMPTSP harus menjadi contoh bagi OPD lainnya.

“Ini penghargaan untuk semua yang telah menunjukkan integritasnya. Tugas kita pertama mempertahankan, kedua meningkatkan. Harapannya semakin banyak OPD di Bintan meraih predikat Zona Integritas,” kata Roby.


Acara penganugerahan turut dihadiri Wakil Menteri PANRB Purwadi Arianto, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim, Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh, Kepala LAN Muhammad Taufiq, Kepala ANRI Mego Pinandito, serta para kepala daerah dan pimpinan instansi penerima penghargaan dari seluruh Indonesia.

Raihan predikat WBK ini menandai langkah konkret Kabupaten Bintan dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pelayanan publik — sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi daerah.

fin4d» Situs Toto Online Terpercaya No 1 Di Indonesia 2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

You might also like