Gelper Tanjung Uma Diduga Tetap Buka Saat Ramadan, Publik Desak Kapolresta Barelang Bertindak

Silabuskepri.co.id | Batam — Surat Edaran Pemerintah Kota Batam bersama Forkopimda terkait pembatasan operasional hiburan selama Ramadan kembali dipertanyakan. Di tengah imbauan menjaga kekhusyukan ibadah, aktivitas gelanggang permainan (gelper) Sky Game di kawasan Tanjung Uma (HSL), Kecamatan lubuk Baja, justru diduga masih berjalan.

Edaran yang ditandatangani Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, tertanggal 18 Februari 2026 tersebut secara tegas bertujuan menciptakan suasana kondusif selama Ramadan hingga Idulfitri. Bahkan pengaturan penutupan dilakukan dalam beberapa periode penting sebagai bentuk penghormatan terhadap masyarakat yang beribadah.

Namun realitas di lapangan berbicara lain. Diduga Beroperasi Diam-diam

Pantauan wartawan pada Sabtu malam (21/02/2026) menunjukkan aktivitas di lokasi gelper tetap berlangsung. Akses eskalator utama ditutup, sementara pengunjung diarahkan masuk melalui jalur samping area supermarket.

Pola operasional seperti ini memunculkan dugaan kuat adanya upaya menghindari pengawasan.

Situasi tersebut menimbulkan keresahan warga, terlebih terjadi pada awal Ramadan ketika masyarakat berharap lingkungan lebih tertib dan tenang.

Bukan Sekadar Edaran, Tapi Wibawa Aturan, Persoalan ini bukan hanya tentang kepatuhan administrasi, melainkan juga menyangkut wibawa aturan pemerintah. Jika aktivitas hiburan yang diduga mengarah pada perjudian tetap berjalan, publik mempertanyakan sejauh mana penegakan hukum berlaku.

UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP pada Pasal 426 dan 427 mengatur larangan perjudian. Karena itu, aktivitas semacam ini tidak hanya berpotensi mengganggu ketertiban sosial, tetapi juga dapat mencederai rasa toleransi masyarakat di bulan suci.

Ketua Komunitas Anti Maksiat, Perjudian dan Kriminal (KAMPAK) Kepri, Bayu Santoso, menilai kondisi tersebut tidak bisa dibiarkan.

“Jika aturan sudah dikeluarkan tetapi aktivitas tetap berjalan, masyarakat tentu mempertanyakan keseriusan penegakan hukum,” ujarnya, Sabtu (21/02/2026).

Menurutnya, polemik gelanggang permainan bukan persoalan baru dan selalu menjadi perhatian publik.

“Semua pihak sebenarnya memahami situasi di lapangan. Karena itu perlu tindakan nyata, bukan hanya imbauan,” tegasnya.

Kepercayaan Publik Dipertaruhkan

Masyarakat kini menunggu langkah konkret aparat penegak hukum, khususnya Kapolresta Barelang, untuk melakukan pemeriksaan dan penertiban jika ditemukan pelanggaran.

Penegakan aturan dinilai penting agar Surat Edaran tidak dipersepsikan sekadar formalitas tahunan. Ketika aturan tidak berjalan, kepercayaan publik terhadap pemerintah dan aparat berpotensi menurun.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola belum memberikan keterangan resmi. Redaksi membuka ruang hak jawab sebagai bagian dari prinsip keberimbangan pemberitaan.(pjs)

fin4d» Situs Toto Online Terpercaya No 1 Di Indonesia 2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

You might also like