Dalam Waktu Dekat BP Batam Dan Instansi Terkait Akan Bongkar Reklame Tanpa Miliki Izin

Silabuskepri.co.id, Batam — Banyaknya Reklame (Baliho) di wilayah kota batam yang tidak sesuai aturan bahkan tidak memiliki izin sesuai dengan peraturan Kepala BP Batam No.7 tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Reklame di KPBPB Batam, menjadi perhatian serius BP Batam karena mengganggu keindahan dan juga keamanan kota batam.

Hal ini diungkapkan oleh Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Lainnya, Eko Budi Supriyanto saat konferensi pers di ruangan Media Center gedung BP Batam, Selasa 24 juli 2018.

Dijelaskan Eko, didaerah kota batam ada 3 Zona yang bisa dipasang Reklame, Hijau, Kuning dan Merah dengan aturan masing masing dan juga masalah besar kecilnya baliho tergantung pada posisi Row jalan yakni mulai Row 30 sampai Row 200.

“Baliho tersebut berat, padahal dipasang terlalu dekat dengan jalan, sehingga bisa mengkuatirkan keselamatan pengguna jalan, ada yang dipasang untuk sosialisasi akan tetapi dirubah menjadi komersil, dan ada juga yang seharusnya berdiri secara Vertikal malah dipasang Horizontal.” Tutur Eko.

Eko mengatakan BP Batam akan bekerja sama dengan instansi yang ada untuk menertipkan baliho yang melanggar dan juga yang tidak memiliki izin.

“BP Batam dan instansi yang ada bisa menertipkan baliho yang melanggar bahkan tidak memuliki izin” ucapnya

Sementara itu dalam waktu dekat ada sekitar 24 titik baliho menjadi target BP Batam yang tidak memiliki izin di daerah batam dari total 200 baliho yang terdata tidak memiliki izin, dan ini sudah pasti dibongkar tanpa pertimbangan apapun, Eko juga menghimbau, pemilik Baliho yang tidak memiliki izin untuk membongkarnya sebelum jatuh tempo BP Batam untuk membongkarnya .

“Dari data kita di BP Batam jumlah baliho ada sekitar 200 unit yang tidak memiliki izin yang tersebar di wilayah kota batam, dan sekitar 24 baliho menjadi target kita untuk membongkar dalam waktu dekat ini, kalau pemiliknya bongkar sendiri sebelum kita bongkar,. Silahkan” terang Eko

Ditambahkan Eko, Hal ini dilakukan untuk menunjang Estetika lingkungan, keamanan dan juga keindahan kota batam kedepannya. dan juga target penghasilan dari Reklame yang hanya angka 40 % pada semester pertama dari target 3.5 milyar.” katanya (Psib)

You might also like