SILABUSKEPRI.CO.ID | Bintan — Pemerintah Kabupaten Bintan menggelar apel dalam rangka peringatan Hari Desa Nasional Tahun 2026 di Aula Bandar Seri Bentan. Peringatan yang jatuh setiap 15 Januari ini menjadi momentum reflektif atas komitmen pembangunan nasional yang bertumpu dari desa sebagai fondasi utama kemajuan bangsa.
Apel dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Bintan, Deby Maryanti, yang menegaskan pentingnya peran desa sebagai garda terdepan pelayanan publik. Dalam arahannya, Deby mendorong agar setiap desa di Kabupaten Bintan mampu melahirkan program-program inovatif yang berdampak langsung dan nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, pemerintah desa harus hadir melalui gagasan dan terobosan yang menyentuh kebutuhan riil warga—baik di bidang ekonomi, sosial, pendidikan, kesehatan, maupun pengelolaan potensi lokal. “Program inovasi desa harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Di situlah wujud kehadiran pemerintah, khususnya pemerintah desa,” tegasnya.
Deby juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh aparatur dan perangkat desa yang selama ini bekerja keras mendorong kemajuan desa. Ia menilai, upaya kolektif tersebut telah menunjukkan hasil positif, tercermin dari meningkatnya status sejumlah desa di Kabupaten Bintan menjadi desa yang lebih maju, mandiri, dan berkembang.
“Masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan untuk membangun desa. Saya berharap kepada para kepala desa, BPD, dan seluruh perangkat desa agar terus membuktikan kinerja melalui program-program inovasi terbaik yang benar-benar bersentuhan dengan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Saat ini, berdasarkan data pemerintah daerah, Kabupaten Bintan mencatat 13 desa berstatus Desa Mandiri, 15 desa sebagai Desa Maju, dan 7 desa lainnya masih berstatus Desa Berkembang. Capaian ini, menurut Deby, harus menjadi pemacu semangat untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa dan pelayanan publik.
Ia pun mengajak seluruh perangkat daerah, para camat, hingga pemerintah desa untuk terus menjaga kekompakan dan sinergi. Menurutnya, soliditas antar-lini pemerintahan merupakan kunci agar program-program pembangunan dapat berjalan efektif dan pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.
“Tahun 2026 kita menghadapi tantangan efisiensi anggaran. Karena itu, seluruh aparatur harus memiliki semangat juang yang kuat dan keberanian menghadapi tantangan. Pelayanan kepada masyarakat desa tidak boleh berhenti, justru harus terus kita tingkatkan,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bintan juga mengumumkan Capaian Evaluasi Kinerja Pemerintah Desa Tahun Anggaran 2025. Desa Kampung Hilir, Kecamatan Tambelan, ditetapkan sebagai Terbaik I dan menerima sertifikat serta uang pembinaan sebesar Rp40 juta. Sementara Terbaik II dan III masing-masing diraih Desa Busung dan Desa Teluk Sasah, Kecamatan Sri Kuala Lobam, yang menerima sertifikat dan uang pembinaan senilai Rp25 juta dan Rp15 juta.
Peringatan Hari Desa Nasional 2026 ini diharapkan menjadi penguat komitmen seluruh pemangku kepentingan di Bintan untuk terus mendorong desa sebagai pusat inovasi, kemandirian, dan kesejahteraan masyarakat.