Kadin Kepri Perluas Jejaring Global di Eropa, Dorong Kolaborasi Maritim dan Investasi Bersama ASPINA Belanda

Silabuskepri.co.id | Amsterdam, Belanda — Kamar Dagang dan Industri Kepulauan Riau (Kadin Kepri) terus memperluas jejaring global guna memperkuat posisi Kepulauan Riau dalam peta ekonomi internasional. Upaya tersebut diwujudkan melalui agenda networking strategis di Belanda, dengan menjalin komunikasi dan dialog bisnis bersama Asosiasi Pengusaha Indonesia di Belanda (ASPINA).

Dalam pertemuan yang berlangsung di Amsterdam, Ketua Kadin Kepri, Ir. Mustava, memaparkan berbagai peluang investasi dan kerja sama yang dapat dikembangkan, khususnya di sektor industri maritim, galangan kapal, manufaktur, serta ekonomi kreatif dan pariwisata. Pertemuan ini menjadi ruang dialog strategis yang mempertemukan potensi regional Kepulauan Riau dengan jejaring diaspora pengusaha Indonesia di Eropa.

Kadin Kepri menegaskan bahwa Kepulauan Riau memiliki keunggulan geografis dan infrastruktur sebagai kawasan industri maritim unggulan di Indonesia, dengan ekosistem galangan kapal, pelabuhan internasional, serta kedekatan langsung dengan jalur perdagangan global. Potensi tersebut dinilai sejalan dengan minat pelaku usaha Indonesia di Belanda yang mulai melirik peluang investasi lintas negara dan kemitraan produksi.

Sementara itu, ASPINA Belanda menyampaikan bahwa komunitas pengusaha Indonesia di Belanda memiliki solidaritas dan jaringan yang kuat, dengan basis utama di sektor UMKM, namun secara bertahap mulai memperluas orientasi ke sektor investasi, perdagangan internasional, dan kolaborasi industri. Diskusi juga menyoroti peluang konkret, seperti pengembangan konsep destinasi wisata ramah senior citizen asal Eropa di Indonesia, serta peluang pemesanan kapal yacht dan kapal wisata oleh pengusaha Belanda melalui galangan kapal di Batam.

Ketua Kadin Kepri Ir. Mustava menegaskan bahwa penguatan jejaring internasional merupakan bagian dari strategi jangka panjang Kadin Kepri untuk membuka akses pasar baru dan mempercepat kolaborasi ekonomi lintas kawasan.

“Diaspora bisnis Indonesia di luar negeri memiliki peran strategis sebagai connector yang menjembatani peluang global dengan potensi daerah. Dengan jejaring yang kuat, Kepulauan Riau dapat semakin dikenal sebagai hub maritim dan industri yang siap berkolaborasi dengan pasar internasional,” ujarnya.

Menurut Mustava, pendekatan networking global saat ini tidak lagi sebatas promosi potensi daerah, melainkan diarahkan pada penciptaan pipeline kerja sama yang berkelanjutan. Hal tersebut mencakup pertukaran informasi pasar, penjajakan proyek konkret, hingga penguatan kemitraan antara pelaku usaha di Kepulauan Riau dan komunitas bisnis Indonesia di Eropa.

Kadin Kepri berharap komunikasi dan hubungan yang telah terbangun dengan ASPINA Belanda dapat berkembang menjadi kolaborasi bisnis nyata, baik dalam bentuk investasi, perdagangan, maupun kerja sama industri. Langkah ini sekaligus memperkuat posisi Kepulauan Riau sebagai pintu gerbang ekonomi maritim Indonesia, yang semakin terhubung dengan ekosistem bisnis global dan diaspora Indonesia di luar negeri.
(Red)

fin4d» Situs Toto Online Terpercaya No 1 Di Indonesia 2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

You might also like