Silabuskepri.co.id | Batam — Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Kapolda Kepri) Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H. secara resmi membuka Rapat Pimpinan (Rapim) Polda Kepri Tahun 2026 di Gedung Lancang Kuning Mapolda Kepri, Rabu (18/2/2026).
Rapim ini menjadi forum strategis jajaran kepolisian dalam menyelaraskan arah kebijakan, penguatan kinerja, serta langkah pengamanan wilayah Kepulauan Riau yang memiliki karakteristik daerah perbatasan dan kawasan ekonomi internasional.
Kegiatan dihadiri Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., para Pejabat Utama (PJU) Polda Kepri, seluruh Kapolres/ta jajaran, serta para Kasat dan Kabag.
Dalam arahannya, Kapolda Kepri menegaskan Rapim merupakan tindak lanjut dari Taklimat Pimpinan TNI–Polri yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia. Ia menekankan bahwa Polri memegang peran penting dalam menyukseskan program strategis nasional.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga oleh stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Jaga kepercayaan masyarakat sebagai kehormatan institusi. Tidak boleh ada tindakan yang bertentangan dengan kebijakan pemerintah maupun merusak citra Polri,” tegas Kapolda.
Ia juga menekankan pentingnya integritas, loyalitas, serta profesionalisme anggota agar Polri tetap hadir sebagai institusi yang responsif, humanis, dan berorientasi Presisi di tengah masyarakat.
Sementara itu, Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo menyoroti tantangan ekonomi global yang berpotensi berdampak pada stabilitas nasional dan daerah.
Menurutnya, wilayah Kepulauan Riau sebagai kawasan industri, perdagangan internasional, dan jalur logistik strategis membutuhkan situasi keamanan yang kondusif untuk menjaga kepercayaan investor.
“Stabilitas kamtibmas sangat menentukan kelancaran distribusi kebutuhan pokok serta keberlangsungan investasi di Kepri,” ujarnya.
Polda Kepri, lanjutnya, akan memperkuat pengamanan objek vital nasional, jalur distribusi logistik, serta kawasan industri guna memastikan aktivitas ekonomi masyarakat berjalan normal.
Melalui Rapim 2026, Polda Kepri menegaskan komitmennya menjaga stabilitas keamanan wilayah sebagai fondasi utama pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, penguatan pengawasan internal, peningkatan pelayanan publik, serta pendekatan humanis kepada masyarakat menjadi prioritas kerja jajaran kepolisian sepanjang tahun 2026.
(*)