Sekda Batam Terima Kunjungan Kerja Komite IV DPD RI, Bahas Penguatan Regulasi dan Pengawasan Industri

Silabuskepri.co.id | Batam – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, menerima kunjungan kerja Komite IV Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Senin (24/11/2025), di Kantor Wali Kota Batam. Komite IV DPD RI yang hadir membidangi anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN), perpajakan, perimbangan keuangan pusat–daerah, lembaga keuangan, serta koperasi dan UMKM. Kunjungan ini menjadi forum strategis dalam penguatan kebijakan nasional berbasis capaian dan kebutuhan industri daerah.

Rombongan dipimpin oleh Wakil Ketua Komite IV DPD RI, Elviana, didampingi anggota DPD RI Daerah Pemilihan Kepulauan Riau, Dwi Ajeng Sekar Respaty, yang bertindak sebagai koordinator kunjungan. Hadir pula perwakilan sejumlah pihak terkait, baik dari unsur pemerintah daerah maupun unsur industri.

Dalam sambutannya, Elviana menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, melalui Sekda Firmansyah, atas fasilitasi dan ruang dialog yang disiapkan. Ia menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPD RI terkait implementasi Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian.

“Kami ingin menghimpun masukan langsung dari daerah terkait pelaksanaan kebijakan perindustrian, mulai dari penyelenggaraan urusan pemerintah di sektor industri, pengembangan sumber daya industri, pembangunan sarana dan prasarana, pemberdayaan industri, perizinan dan penanaman modal, hingga pengawasan serta pengendalian kegiatan industri di Kota Batam,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Sekda Firmansyah memaparkan sejumlah capaian dan tantangan yang dihadapi Batam sebagai kawasan industri strategis nasional. Ia menekankan bahwa Batam memerlukan dukungan regulasi yang adaptif serta pelayanan perizinan yang semakin cepat dan terintegrasi.

“Peningkatan kualitas layanan perizinan dan pengawasan industri sangat penting untuk menjaga iklim investasi. Kami berharap hal ini memberi dampak positif, tidak hanya bagi perekonomian Kota Batam, tetapi juga bagi perekonomian nasional melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan nilai tambah industri, serta kontribusi pada pendapatan daerah,” ujar Firmansyah.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus memperkuat sinergi dengan BP Batam, pelaku industri, UMKM, dan lembaga vertikal untuk memastikan bahwa pengembangan industri berjalan sesuai prinsip keberlanjutan dan tata kelola yang baik.

Firmansyah berharap hasil kunjungan kerja tersebut dapat menjadi masukan penting bagi DPD RI dalam merumuskan kebijakan yang lebih responsif terhadap dinamika industri daerah. “Semoga rekomendasi dari dialog hari ini dapat menjadi pijakan bagi penyusunan kebijakan pusat yang lebih konstruktif bagi sektor industri dan perekonomian Indonesia, khususnya di Kota Batam,” tutupnya.(*)

fin4d» Situs Toto Online Terpercaya No 1 Di Indonesia 2025

You might also like