Sekretaris Komisi II DPRD Kepri Desak Evaluasi Pariwisata, Kunjungan Wisman Januari 2026 Melemah

Silabuskepri.co.id | Tanjungpinang – Sekretaris Komisi II DPRD Kepulauan Riau, Wahyu Wahyudin, meminta pemerintah segera mengevaluasi strategi pariwisata menyusul penurunan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Januari 2026.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri, sebagian besar negara penyumbang utama wisman mengalami penurunan. Meski demikian, Singapura masih mendominasi dengan 68.413 kunjungan (43,21 persen), diikuti Malaysia 42.911 kunjungan dan Tiongkok 7.169 kunjungan.

Wahyu menilai kondisi ini bukan sekadar fluktuasi musiman, melainkan sinyal perlunya pembenahan serius. “Ini alarm bagi kebijakan promosi dan daya saing destinasi Kepri,” ujarnya.

Ia juga menyoroti tingginya ketergantungan pada pasar Singapura yang dinilai berisiko jika terjadi perubahan kebijakan atau kondisi ekonomi di negara tersebut. Karena itu, diversifikasi pasar wisata dinilai mendesak.

Selain promosi, Wahyu menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan destinasi, mulai dari kebersihan, kepastian harga, kemudahan pembayaran digital, hingga kualitas sumber daya manusia pariwisata.

Ia juga mendorong penguatan promosi berbasis digital dan penyelenggaraan event internasional untuk menarik wisatawan dari negara potensial seperti Tiongkok, India, dan Korea Selatan.

“Kepri harus adaptif dan tidak bisa hanya bergantung pada kedekatan geografis. Sinergi semua pihak diperlukan agar pariwisata tetap kompetitif,” tegasnya.

Menurutnya, penurunan pada awal tahun ini harus menjadi momentum evaluasi agar Kepri tetap menjadi gerbang wisata internasional yang kuat di wilayah barat Indonesia.

fin4d» Situs Toto Online Terpercaya No 1 Di Indonesia 2025

You might also like