Foto : Aksi Demo Buruh Batam.

Silabuskepri.co.id, Batam | Lebeh kurang dari 1000 orang buruh yang tergabung dalam organisasi Federasi Serikat Metal Indonesia (FSPMI) Batam menggelar aksi demo, Kamis (25/11/21) di depan Kantor Samsat Graha Kepri, Kecamatan Batam Kota, Batam Kepulauan Riau.

Aksi demonstrasi ini digelar guna menyampaikan aspirasi para buruh terutama pada kenaikan Upah Minimum Kota (UMK) tahun 2022, dan sejumlah tuntutan lainnya. Tuntan para buruh ini mereka tuangkan dalam spanduk yang dibentangkan di depan kantor Graha Kepri.

Pantauan Silabuskepri.co.id, dilokasi aksi, tampak ratusan massa buruh melakukan orasi untuk menyampaikan tutuntannya kepada pemrintah provinsi Kepri di depan kantor samsat Kepri.

“Kami meminta Gubernur Kepri Ansar Ahmad agar menaikkan UMK/UMSK naik 10 persen dari jumlah UMK/UMSK tahun lalu,” ujar para Buruh melalui pengeras suara.

Selain mendesak kenaikan UMK/UMSK para buruh ini juga mendesak pemerintah pusat untuk mecabut Omnibus lau-UU Cipta Kerja. Adapun yang menjadi tuntutan para buruh ada 11 tuntutan diantarannya:

1. Naikkan UMK/UMSK 2022 sebesar 10%
2. Berlakukan UMSK 2021
3. Cabut Omnibus Law- UU Cipta Kerja
4. PKB tanpa Omnibus Law-
5. Buat penambahan PHI di Kota Batam
6. Kontrol harga sembako
7. Evaluasi pengawasan K3
8. Bebaskan PCR untuk yang sudah vaksin
9. Bebaskan antigen untuk pencari kerja
10. Segera wujudkan pembangunan BLK di Batam
11. Pekerjakan kembali Zulkarnaen (Scheneider Batam)

Sementara itu sejumlah Personil Aparat Kepolisian melakukan penjagaan untuk mengamankan aksi unjuk rasa tersebut.(Red)

LEAVE A REPLY

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.