Foto : Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan Ketau DPRD Kepri Jumaga Nadeak bersama unsur Pimpinan DPRD Kepri menerima bekas Rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2022, Senin (28/10/21) di ruang Rapat Utama DPRD Kepri

Silabuskepri.co.id, Tanjungpinang | Gubernur Kepri H Ansar Ahmad menyampaikan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Provinsi Kepri Tahun Anggaran 2022, dalam rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepri, Senin (25/10/21).

Paripurna tersebut dibuka dan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak yang dihadiri oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Pjs Sekdaprov Kepri Ir. Lamidi, para Staf Khusus Gubernur, Para Asisten , Forkopimda, Instansi Vertikal dan Perwakilan OPD Provinsi Kepri.

Selain itu Rapat Paripurna ini dihadiri para jajaran Pimpinan DPRD Kepri seperti Wakil Ketua I Hj. Dewi Kumalasari, Wakil Ketua II Raden Hari Tjahyono, dan Wakil Ketua III Tengku Afrizal Dachlan dan juga para Anggota DPRD Kepri.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Kepri tahun 2022 yang telah ditetapkan dengan Peraturan Gubernur Kepulauan Riau Nomor 30, tertanggal 30 Juni 2021 berdasarkan pada Peraturan Daerah Nomor 3 tahun 2021 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kepri tahun 2021-2026.

“Prioritas pembangunan daerah yakni pembangunan manusia yang berkualitas, unggul dan berbudaya, peningkatan kesejahteraan ekonomi, pembangunan infrastruktur dan lingkungan hidup yang berkelanjutan, dan peningkatan tata kelola pemerintahan,”ujar Ansar

Untuk mewujudkan prioritas pembangunan tersebut, tentunya Sambung Ansar, akan diwujudkan melalui program, kegiatan pembangunan dan pokok-pokok pikiran DPRD yang dirumuskan dalam KUA dan PPAS. Pemerintah Provinsi Kepri telah menyusun rencana kebutuhan belanja daerah dalam APBD tahun 2022 sebesar Rp3.772 triliun.

“Dalam APBD itu terdapat alokasi belanja yang bersifat wajib dan mengikat, pencapaian Standar Pelayanan Minimal, indikator Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, dan pelaksanaan program perangkat daerah sesuai dengan kewenangan daerah, tugas dan fungsi perangkat daerah.

“Proyeksi pendapatan daerah, belanja daerah dan pembiayaan daerah Provinsi Kepri pada APBD 2022 diproyeksikan sebesar Rp3.412 triliun, dan untuk Belanja Daerah diproyeksikan sebesar Rp3.772 triliun. Sementara kebijakan penerimaan pembiayaan daerah Provinsi Kepri tahun 2022 diperoleh dari Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran tahun sebelumnya (SiLPA) sebesar Rp180 miliar dan penerimaan pinjaman daerah melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) sebesar Rp180 miliar,” papar Ansar

Usai menyampaikan rancangan KUA-PPAS TA 2022 tersebut, Ansar berharap bisa segera dibahas dan disetujui oleh DPRD Kepri, sehingga nantinya pelaksanaan APBD Kepri Tahun 2022 dapat direalisasikan.(S)