Silabuskepri.co.id , Lingga — Proyek pengadaan rumput gajah menelan anggaran hampir mencapai Rp 1 Miliar untuk persiapan popda kabupaten lingga di desa Lanjut kecamatan singkep pesisir. Meskipun masih dalam tahap pelaksanaan rumput gajah sudah banyak yang mati.
Pantauan awak media ini dilapangan belum lama ini, bahwa kondisi rumput rumput yang sudah ditanami tampak layu dan mati kekeringan. Rumput rumput tersebut bagaikan tak terurus sehingga banyak yang mati atau layu kekeringan.
Kegiatan ini dikerjakan Melalui dinas Pekerjaan Umum dan Penataan ruang, perumahan dan kasawasan pemukiman Kabupaten lingga.
Proyek ini disebut kegiatan pembangunan peningkatan infrastuktur dan nama Pekerjaan ; pengadaan rumput gajah mini stadion atletik kabupaten lingga yang di laksanakan oleh CV.DELFI LESTARI JAYA
Rahimin kontraktor yang melaksanakan kegiatan penanaman rumput gajah tersebut, saat di konfirmasi terkait banyaknya rumput yang mati atau layu melalui telepon genggamnya kepada awak media mengatakan, bahwa kondisi rumput mati dan layu merupakan resinya.
” Rumput mati itu sudah menjadi resiko buat saya , kalua rumput mati apa boleh buat, begitu juga masalah STQ tidak mungkin kita mau tutup, itu beban berat yang saya pikul, insya Allah itu kampung saya, tentu saya mau bikin bagus.”katanya
Robet salah seorang pengawas lapangan saat di konfirmasi mengatakan, kami tempo hari sudah rapat di kantor camat, dan pihak kecamatan sudah berjanji akan ikut menjaga, paling tidak lokasi akan polisline juga di jaga oleh PP dan satpol PP, kami tidak mau nantinya rumput di injak injak.” katanya (suarman)