Foto : Imigran Afganistan saat gelar aksi unjuk rasa di Depan Gedung DPRD Kota Batam

Silabuskepri.co.id, Batam | Imigran asal Afganistan yang telah lama tinggal di Kota Batam menggelar ksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD kota Batam pada, Kamis (21/10/2021).

Adapun tuntutan para imigran ini yakni meminta pemerintah Indonesia melalui DPRD kota Batam untuk memindahkan mereka yang berstatus pengungsi ke negara tujuan lainnya.

Pantauan awak media ini di kantor DPRD kota Batam, sebanyak kurang lebih 70 orang imigran Afganistan duduk di depan gedung DPRD Kota Batam sambil membawa selembaran berupa permintaan mereka kepada pemerintah.

Adapun isi aspirasi yang mereka tuliskan dalam lembaran kertas tersebut salah satunya antara lain, “why no one cares regarding the future of refugees” (mengapa tidak ada yang peduli dengan masa depan para pengungsi).

Salah seorang imigran, Ali kepada awak media ini mengatakan, tujuan aksi unjuk rasa mereka yakni untuk meminta DPRD kota Batam mendengarkan permohonan mereka untuk dipindahkan ke negara lain untuk mendapatkan hak layaknya warga asli bukan sebagai pengungsi.

Ali mengaku sudah tinggal di Indonesia selama 6 tahun dan dalam kurun waktu yang terbilang cukup lama tersebut, dirinya tidak dapat melakukan apa-apa seperti bekerja, menyekolahkan anaknya dan hal lain yang menunjang kebutuhan perekonomian keluarganya.

“Saya Ali, saya sudah 6 tahun berada di Indonesia, saya hampir gila karena tidak bisa melakukan apa-apa di sini. Kepada pemerintah Indonesia, kami meminta mohon agar kami dikembalikan ke negara manapun agar kami bisa bekerja untuk menghidupi keluarga kami,” tutur Ali saat diwawancarai di lokasi.

Dalam aksi unjuk rasa itu, Polresta Barelang melakukan penertiban aksi karena pihak imigran melakukan aksi tanpa adanya pemberitahuan kepada pihak kepolisian.

Namun, pihak kepolisian mengarahkan para imigran untuk memberikan tuntutan secara tertulis untuk kemudian diberikan kepada DPRD kota Batam, sehingga dapat diteruskan kepada pihak terkait. (Red)