Polda Kepri Tetapkan Terduga Pelaku Utama, Kasus Tewasnya Bripda Natanael Diusut Tuntas

Silabuskepri.co.id | BATAM – Polda Kepri bergerak cepat mengusut kematian anggota polisi muda, Natanael Simanungkalit, yang ditemukan meninggal dunia di barak Polda Kepri pada Selasa (14/4/2026) dini hari.

Kapolda Kepri, Asep Syafrudin, memastikan bahwa satu orang telah diamankan dan ditetapkan sebagai terduga pelaku utama dalam kasus dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

“Kami sudah mengamankan satu orang yang diduga sebagai pelaku utama. Selain itu, tiga orang lainnya juga diamankan dan saat ini masih didalami perannya,” ujar Asep dalam konferensi pers di RS Bhayangkara Polda Kepri, Selasa sore (14/4/2026).

Menurut Kapolda, laporan awal kejadian diterima sekitar pukul 02.00 WIB. Mendapat informasi tersebut, pihak kepolisian langsung bergerak menuju rumah sakit untuk memastikan kondisi korban sekaligus memerintahkan pemeriksaan internal secara menyeluruh.

Asep menegaskan bahwa peristiwa ini tidak akan ditangani sebagai pelanggaran biasa, melainkan sebagai tindak pidana serius.

“Kami tidak mentolerir kejadian ini. Proses hukum akan dilakukan secara tegas terhadap siapa pun yang terlibat,” tegasnya.

Untuk mengungkap penyebab pasti kematian, jenazah korban telah menjalani proses autopsi. Selain itu, penyelidikan resmi kini ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepri yang tengah mendalami motif serta kronologi lengkap kejadian.

Polisi juga membuka kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam insiden tersebut, mengingat masih ada beberapa orang yang sedang diperiksa intensif.

Di tengah proses hukum yang berjalan, suasana duka menyelimuti keluarga korban. Jenazah almarhum dibawa dari RS Bhayangkara menuju rumah duka di kawasan Batu Aji, Batam, dengan pengawalan ketat.

Tangis keluarga pecah saat jenazah dimasukkan ke dalam ambulans. Ayah korban, Royamsel Simanungkalit, bersama istrinya boru Napitupulu, tak kuasa menahan kesedihan dan terus memanggil nama anak mereka.

Peristiwa ini semakin menyayat hati, karena sebelum kejadian, korban masih sempat berkomunikasi dengan ayahnya melalui panggilan video dan menyampaikan bahwa dirinya dalam kondisi sehat tanpa keluhan.

Namun beberapa jam kemudian, keluarga justru menerima kabar duka dari seseorang yang mengaku anggota kepolisian. Informasi tersebut sempat diragukan, hingga akhirnya dipastikan langsung di rumah sakit.

Kasus ini kini menjadi perhatian publik luas, mengingat korban merupakan anggota Polri aktif yang meninggal di lingkungan internal institusi.

Polda Kepri memastikan proses hukum akan berjalan transparan dan tanpa tebang pilih, sekaligus menjadi ujian nyata bagi komitmen penegakan hukum di tubuh kepolisian itu sendiri.

Kematian Bripda Natanael bukan hanya tragedi personal, tetapi juga alarm keras bagi sistem pembinaan internal. Publik kini menanti, sejauh mana aparat mampu mengungkap kebenaran secara terang-benderang dan menegakkan keadilan tanpa kompromi.

fin4d» Situs Toto Online Terpercaya No 1 Di Indonesia 2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

You might also like