Amsakar Pastikan Investasi dan Infrastruktur Bergerak Beriringan untuk Kemajuan Batam

Silabuskepri.co.id | Batam – Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, optimistis arus investasi di Kota Batam akan terus tumbuh dan berkembang seiring berbagai kebijakan strategis yang telah dijalankan pemerintah pusat maupun BP Batam untuk memperkuat daya saing kawasan.

Menurut Amsakar, Batam saat ini memasuki fase baru pembangunan ekonomi yang ditandai dengan semakin luasnya ruang investasi, peningkatan infrastruktur, serta berbagai kemudahan yang diberikan kepada pelaku usaha. Kondisi tersebut menjadi modal penting untuk menjadikan Batam sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional yang kompetitif di tingkat regional maupun global.

Salah satu kebijakan strategis yang menjadi tonggak penting adalah perluasan wilayah Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2025.

Melalui regulasi tersebut, cakupan wilayah KPBPB Batam mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Jika sebelumnya kawasan bebas Batam hanya mencakup 8 pulau dengan luas sekitar 71.500 hektare, kini wilayah tersebut berkembang menjadi 22 pulau dengan total luas mencapai 152.686,44 hektare.

Perluasan kawasan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk membuka peluang investasi yang lebih luas, sekaligus memperkuat posisi Batam sebagai gerbang investasi dan perdagangan internasional di wilayah barat Indonesia.

“Perluasan KPBPB memberikan ruang yang jauh lebih besar bagi pengembangan investasi baru. Tidak hanya untuk sektor industri manufaktur, tetapi juga logistik, pariwisata, energi, kawasan industri terpadu, ekonomi digital, hingga sektor-sektor ekonomi masa depan yang memiliki nilai tambah tinggi,” ujar Amsakar.

Ia menjelaskan, tambahan wilayah tersebut akan memberikan fleksibilitas bagi pemerintah dalam menyiapkan kawasan-kawasan baru yang siap menampung investasi berskala besar, sekaligus mendukung pemerataan pembangunan antarwilayah di kawasan Batam dan sekitarnya.

Selain memperluas kawasan investasi, BP Batam juga terus mempercepat pembangunan berbagai infrastruktur strategis yang menjadi kebutuhan utama dunia usaha.

Pembangunan tersebut meliputi peningkatan jaringan jalan dan jembatan, sistem drainase terpadu, pengembangan pelabuhan dan bandara, jaringan distribusi air bersih, pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), fasilitas pengelolaan limbah B3, hingga penguatan sarana kesehatan dan pelayanan publik lainnya.

Amsakar menegaskan bahwa investasi dan infrastruktur merupakan dua elemen yang tidak dapat dipisahkan. Investasi membutuhkan dukungan infrastruktur yang memadai, sementara pembangunan infrastruktur akan semakin optimal apabila didukung oleh masuknya investasi yang berkelanjutan.

Karena itu, BP Batam berkomitmen untuk terus menghadirkan iklim investasi yang sehat, memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha, serta mempercepat berbagai layanan perizinan guna meningkatkan kepercayaan investor.

“Kami ingin memastikan setiap investor yang datang ke Batam memperoleh kepastian berusaha, dukungan infrastruktur yang memadai, serta pelayanan yang cepat, mudah, dan profesional. Dengan sinergi tersebut, investasi yang masuk tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga membuka lapangan kerja baru, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memberikan manfaat nyata bagi pembangunan Batam ke depan,” tegas Amsakar.

Dengan berbagai langkah strategis tersebut, Batam diyakini akan semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi investasi unggulan Indonesia, sekaligus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional di kawasan perbatasan yang memiliki nilai strategis bagi perekonomian negara.

[*]

fin4d» Situs Toto Online Terpercaya No 1 Di Indonesia 2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

You might also like