Komunikasi Publik Jadi Kunci, BP Batam Pererat Kerja Sama dengan Kementerian Komdigi

Silabuskepri.co.id  | Jakarta – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) terus memperkuat kolaborasi strategis dengan berbagai kementerian dan lembaga pemerintah guna mendukung pengembangan Batam sebagai kawasan investasi, industri, perdagangan, logistik, dan ekonomi digital yang semakin kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.

Salah satu langkah konkret tersebut diwujudkan melalui kunjungan kerja Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Pertemuan tersebut difokuskan pada penguatan sinergi dalam bidang diseminasi informasi, strategi komunikasi publik, transformasi digital, serta pengelolaan komunikasi pemerintahan yang efektif dan adaptif.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan produktif itu, Ariastuty menegaskan bahwa perkembangan Batam saat ini berlangsung sangat cepat seiring meningkatnya minat investor untuk menanamkan modal di wilayah tersebut. Pertumbuhan investasi yang signifikan membawa dampak positif terhadap pembangunan daerah, penciptaan lapangan kerja, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, perkembangan yang pesat tersebut harus diimbangi dengan sistem komunikasi publik yang kuat agar masyarakat dapat memperoleh informasi yang akurat, transparan, dan mudah dipahami terkait berbagai program pembangunan maupun kebijakan strategis pemerintah.

“Pertumbuhan investasi yang terus meningkat harus diimbangi dengan penguatan komunikasi publik yang efektif. Informasi mengenai pembangunan, investasi, pelayanan publik, serta berbagai kebijakan strategis perlu disampaikan secara tepat, cepat, dan mudah dipahami oleh masyarakat maupun para pemangku kepentingan,” ujar Ariastuty.

Data investasi menunjukkan bahwa Batam terus mencatatkan performa yang membanggakan. Pada Triwulan I Tahun 2026, realisasi investasi di Kota Batam mencapai Rp17,4 triliun, meningkat hingga 102,85 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Capaian tersebut melanjutkan tren positif yang telah dibangun sepanjang tahun 2025, di mana realisasi investasi Batam berhasil mencapai Rp69,30 triliun dan turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah hingga 6,76 persen, jauh di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional.

Ariastuty menilai, tingginya arus investasi yang masuk ke Batam menuntut pemerintah untuk semakin responsif dalam mengelola informasi publik, terutama di era digital yang ditandai dengan arus informasi yang sangat cepat.

Karena itu, transformasi digital tidak hanya menyentuh aspek pelayanan publik, tetapi juga mencakup penguatan sistem komunikasi pemerintah agar lebih terbuka, informatif, dan mampu membangun kepercayaan masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Teknologi Pemerintah Digital Komdigi, Nada Fitria, bersama Direktur Ekosistem Media Komdigi, Farida Dewi Maharani, menekankan pentingnya penyusunan strategi komunikasi publik yang terintegrasi, berkelanjutan, dan berbasis data.

Menurut mereka, setiap institusi pemerintah perlu memperkuat media resmi yang dimiliki sebagai sumber utama informasi yang kredibel, sekaligus meningkatkan kualitas pengelolaan media daring dan media sosial agar mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas.

“Penguatan kanal komunikasi resmi menjadi sangat penting dalam membangun citra institusi yang positif, meningkatkan keterbukaan informasi, serta memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Farida Dewi.

Selain membahas penguatan komunikasi publik, pertemuan tersebut juga menyoroti pentingnya membangun ekosistem pers yang sehat, profesional, dan bertanggung jawab. Komdigi mendorong setiap institusi pemerintah untuk menjalin kemitraan yang baik dengan media massa yang telah memenuhi standar profesionalisme dan verifikasi yang ditetapkan Dewan Pers.

Diskusi juga mencakup berbagai isu strategis lainnya, mulai dari penguatan Forum Koordinasi Kehumasan Pemerintah (Bakohumas), pengelolaan isu-isu publik secara proaktif, strategi komunikasi berbasis data, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung pelayanan publik yang semakin modern dan efisien.

Farida menilai bahwa posisi Batam sebagai kawasan strategis nasional dengan karakteristik investasi, industri, perdagangan, logistik, dan ekonomi digital yang kuat menjadikan kebutuhan akan komunikasi publik yang efektif semakin penting.

“Sebagai kawasan yang memiliki posisi strategis dalam pengembangan investasi, industri, dan ekonomi digital, Batam menghadapi tantangan yang tidak ringan dalam pengelolaan informasi dan komunikasi publik. Kami berharap Komdigi dapat terus mendukung penguatan strategi komunikasi tersebut agar sejalan dengan nilai-nilai Pancasila serta tujuan pembangunan nasional,” katanya.

Melalui sinergi yang semakin erat antara BP Batam dan Kementerian Komdigi, diharapkan berbagai program pembangunan, investasi, dan transformasi digital yang sedang berjalan dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap berbagai kebijakan pemerintah.

Kunjungan kerja tersebut juga menjadi bagian dari komitmen BP Batam untuk terus menghadirkan tata kelola pemerintahan yang modern, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital dalam mendukung visi Batam sebagai kawasan investasi dan ekonomi unggulan Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, Ariastuty didampingi oleh Direktur Diseminasi Informasi dan Hubungan Antar Lembaga BP Batam, Sthefani Barlian, Kepala Bagian Protokol dan Humas Afthar Fallahziz, Kepala Bagian Penghubung Kantor Jakarta Irwan Nasution, serta sejumlah pejabat dan staf terkait di lingkungan BP Batam.

Sementara dari pihak Komdigi turut hadir Ketua Tim Penyusun Kebijakan dan Standardisasi Bidang Komunikasi Publik Hardy Kembar Pribadi, Direktur Infrastruktur Pemerintah Digital Syaharuddin, serta jajaran pejabat terkait lainnya.

(NA)

fin4d» Situs Toto Online Terpercaya No 1 Di Indonesia 2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

You might also like