Polres Lingga Lakukan OTT Dalam Kegiatan Pelaksanaan MTQ ke VII Propinsi kepri

0
47

Silabuskepri.co.id, Lingga — Stand bazar di lokasi MTQ ke VII provkepri yang diadakan di kab lingga tepatnya di desa lanjut kecamatan singkep pesisir menjadi perhatian, pasalnya Tim Siber Pungli telah melalukan OTT (Operasi Tangkap Tangan kepada salah seorang berinisial IH, yang diduga telah melakukan pungutan liar di area Pelaksanaan MTQ VII pada hari kamis 10 Mei 2018.

Diketahui, Ih (35 ) salah seorang tenaga kerja dari PT Drydock yang merupakan mitra dari PLN unit rayon dabo singkep yang telah melakukan pungutan liar (pungli) terhadap para pedangang stand bazar.” ungkap Kapolres Lingga AKBP JOKO ADI NUGROHO sik.mt. melalui waka Polres KOMPOL IKSAN SAHRONI yang di dampingi AKP SUHARNOKO kasat reskrime Polres lingga dan kapolsek singkep IPTU. P HANIF dalam siaran psrsnya Jum’at (11/05/18)

” Penangkapan dilakukan Setelah mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya indikasi pungli di lokasi stand bazar MTQ ke VII provinsi kepri yang sedang berlansung di desa lanjut kecamatan singkep pesisir, maka pada hari kamis ( 10/5 ) di lakukan pengecekan kebenaran. Dan dari penelusuran memang benar ada kegiatan aksi pungli yang di lakukan oleh salah seorang pekerja dari PT drydock, mitra kerja pln sub rayon dabo singkep. Tersangka berisial IH (35 ) salah seorang tenaga kerja dari PT drydock yang merupakan mitra dari PLN unit rayon dabosingkep sub desa lanjut singkep pesisir,” terang waka Polres lingga Iksan.

IH ditangkap karena telah melakukan pemungutan biaya penerangan listrik di stand bazar milik masyarakat dengan membebankan biaya perstand bazarnya Rp 200.000. selama aktifitas bazar berlansung. Stand bazar milik masyarakat ini lebih kurang 100 unit stand. Dari pembayaran masyarakat ini tidak di stor ke PLN ataupun kegiatan yang di lakukan oleh pelaku ini sama skali tampa di ketahui oleh pihak PLN.” Tutur iksan.

Lebih jauh Iksan mengatakan dari penangkapan ini di dapati apa yang di lakukan oleh tersangka bahwa memang benar hasil dari pungutan tidak di setorkan ke Negara namun di pergunakan untuk pribadi tersangka, bahkan kegiatan ini sama sekali tidak di ketahui oleh pihak PLN rayon dabosingkep. Juga di dapati barang bukti berupa dana yang sudah di punggut berjumlah Rp 7.756.000. inipun  sisa dari yang sudah terpakai untuk operasionalnya. Adapun barang bukti lainnya berupa 1 lembar buku cacatan pembayaran dari stand bazar dan alat alat kerja pemasangan listrik.” kata IKSAN yang juga menjabat sebagai ketua satgas saiber pungli kabupaten lingga.

Ditambahkan iksan, bahwa pelaku melakukan kegiatan sudah ada 4 orang saksi dan semuanya sudah memberikan keterangan, termasuk manejer sub rayon PLN Dabo singkep zul ependi.

Tersangka di kenakan pasal 51 ayat 3 undang undang no 30 tahun 2009, tentang kelistrikkan dengan ancaman 7 tahun. pasal 368 kuhp serta pasal 363 kuhp dengan ancaman 9 tahun. Urai waka polres lingga.

Sementara AKP SUHARNOKO kasat rescrim polres lingga menambahkan, Dia mengimbau kepada seluruh masyarakat lingga , untuk tidak takut melaporkan ke Polisi ataupun satgas saiber punggli apabila mengetahui ada kegiatan  pungutan liar (pungli) terkait dengan pelayanan publik maupun punggutan lainnya.

untuk saat ini di akui Masih ada kegiatan  pungutan liar terhadap pelayanan publik, nanti pada waktunya akan  kita publikasikan, salah satunya terkait permasalahan Pungutan kepengurusan surat tanah, surat kapal. dan beberapa kegiatan lainnya.

(Su)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.