Silabuskepri.co.id | Bintan – Pemerintah Kabupaten Bintan terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas kesempatan kerja sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia lokal. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Pameran Bursa Kesempatan Kerja (Job Fair) Bintan 2026 yang secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, mewakili Bupati Bintan, di kawasan KEK Galang Batang, Jumat (12/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 12 hingga 13 Juni 2026, ini menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten Bintan dalam mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha dan industri, sekaligus mendorong peningkatan daya saing tenaga kerja lokal di tengah pertumbuhan investasi yang terus berkembang.
Dalam sambutannya, Ronny Kartika mengungkapkan bahwa kondisi ketenagakerjaan di Kabupaten Bintan menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Hal tersebut tercermin dari menurunnya Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yang sebelumnya berada pada angka 5,43 persen pada tahun 2023 menjadi 4,53 persen pada tahun 2024.












Tidak hanya itu, jumlah penempatan tenaga kerja juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Jika pada tahun 2024 tercatat sebanyak 1.507 tenaga kerja berhasil ditempatkan, maka pada tahun 2025 jumlah tersebut melonjak menjadi 3.673 orang.
Menurut Ronny, capaian tersebut menjadi indikator bahwa berbagai program pemerintah dalam bidang ketenagakerjaan mulai menunjukkan hasil positif, sekaligus menjadi bukti bahwa iklim investasi di Kabupaten Bintan semakin kondusif dan mampu menciptakan peluang kerja baru bagi masyarakat.
Mengusung tema “Meningkatkan Akses Kerja dan Daya Saing Tenaga Kerja Lokal Menuju Ekosistem Industri yang Inklusif dan Berkelanjutan”, Job Fair Bintan 2026 menghadirkan sebanyak 1.309 lowongan pekerjaan dari 12 perusahaan, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang menyediakan 922 lowongan kerja.
Selain membuka ribuan peluang kerja, Pemerintah Kabupaten Bintan juga menghadirkan Unit Layanan Disabilitas Ketenagakerjaan sebagai bentuk komitmen untuk memberikan akses yang setara kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, agar dapat memperoleh kesempatan kerja yang layak sesuai kompetensi yang dimiliki.
“Tersedianya 1.309 lowongan kerja pada Job Fair tahun ini menjadi bukti bahwa iklim investasi di Kabupaten Bintan terus berkembang. Tugas kita bersama adalah memastikan peluang tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh tenaga kerja lokal. Kami ingin investasi yang tumbuh di Bintan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui penyerapan tenaga kerja lokal yang berkualitas dan berdaya saing,” ujar Ronny.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari besarnya nilai investasi yang masuk, tetapi juga dari sejauh mana investasi tersebut mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja.
Karena itu, Ronny mengajak para pencari kerja untuk terus meningkatkan kompetensi diri, memperkuat keterampilan digital, serta menguasai bahasa asing agar mampu bersaing di tengah kebutuhan industri yang semakin dinamis dan kompetitif.
“Dunia kerja saat ini terus berkembang. Tenaga kerja harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri. Kompetensi, disiplin, serta kemampuan berkomunikasi menjadi modal penting untuk memenangkan persaingan di pasar kerja,” katanya.
Di sisi lain, Ronny juga berharap perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Bintan dapat terus memberikan prioritas kepada tenaga kerja lokal sesuai dengan kebutuhan dan kualifikasi yang dibutuhkan industri.
Pemerintah Kabupaten Bintan, lanjutnya, akan terus memperkuat program pelatihan dan peningkatan kompetensi tenaga kerja, memperluas kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri, serta menciptakan iklim investasi yang semakin sehat dan berkelanjutan guna membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Administrator KEK Galang Batang, Vita Budhi Sulistyo, menyambut baik pelaksanaan Job Fair yang digelar di kawasan industri strategis tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah, pengelola kawasan ekonomi khusus, dan pelaku industri dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami berharap Job Fair Bintan 2026 dapat mempertemukan kebutuhan industri dengan tenaga kerja lokal yang kompeten. KEK Galang Batang akan terus mendukung terciptanya ekosistem industri yang inklusif dan berkelanjutan sehingga investasi yang masuk benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Vita.
Pelaksanaan Job Fair Bintan 2026 juga menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan antara dunia pendidikan, dunia kerja, dan sektor industri. Dengan semakin terbukanya akses informasi lowongan kerja dan meningkatnya kualitas sumber daya manusia, diharapkan masyarakat Bintan dapat lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja masa depan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bintan berharap dapat membangun jembatan yang efektif antara potensi tenaga kerja lokal dengan kebutuhan dunia usaha dan industri, sehingga mampu melahirkan sumber daya manusia yang unggul, produktif, adaptif, dan berdaya saing tinggi dalam mendukung terwujudnya Bintan yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.( GAlery Foto/advertorial)











