Silabuskepri.co.id | BATAM – Komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel terus diperkuat oleh Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui sinergi strategis bersama Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).
Hal ini tercermin dalam pertemuan antara Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra dengan Dirjen Pemeriksaan Keuangan Negara V BPK RI, Widhi Widayat, yang berlangsung di Gedung Bida Utama BP Batam, Selasa (7/4/2026).
Pertemuan tersebut difokuskan pada pembahasan tindak lanjut atas hasil pemantauan BPK RI terhadap laporan keuangan BP Batam Tahun Anggaran 2025. Agenda ini menjadi bagian penting dalam memastikan setiap rekomendasi hasil pemeriksaan tidak hanya ditindaklanjuti secara administratif, tetapi juga diimplementasikan secara substantif dalam sistem pengelolaan keuangan.
Dalam kesempatan itu, Amsakar Achmad menegaskan bahwa BP Batam berkomitmen penuh untuk menjalankan seluruh rekomendasi yang disampaikan BPK RI sebagai bentuk tanggung jawab institusional dalam menjaga akuntabilitas pengelolaan keuangan negara.
“Masukan dari BPK RI menjadi bagian penting dalam proses perbaikan berkelanjutan. BP Batam akan segera menindaklanjuti setiap rekomendasi serta terus berkoordinasi secara intensif dengan tim pemeriksa guna meningkatkan kualitas laporan keuangan ke depan,” tegas Amsakar.
Ia juga menekankan bahwa peran asistensi dan pengawasan dari BPK RI sangat strategis, terutama dalam konteks Batam sebagai kawasan industri dan investasi yang terus berkembang. Menurutnya, tata kelola keuangan yang baik akan berdampak langsung terhadap peningkatan kepercayaan investor serta kesejahteraan masyarakat.
“Akuntabilitas keuangan bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi menjadi fondasi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan,” tambahnya.
Senada dengan itu, pertemuan ini juga menjadi momentum penting bagi kedua lembaga untuk memperkuat koordinasi, sinkronisasi data, serta transparansi dalam setiap tahapan pengelolaan keuangan negara. Sinergi ini diharapkan mampu menghadirkan sistem pengawasan yang lebih efektif, sekaligus mendorong terciptanya pemerintahan yang bersih dan berintegritas.
Turut hadir mendampingi dalam pertemuan tersebut, Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain; Kepala Biro Umum, Mohamad Taofan; Kepala Biro Keuangan, Siswanto; Kepala Satuan Pemeriksa Intern, Imbuh Agustanto; Direktur Pemeriksaan AKN 5B, Arman Syifa; serta Ketua Tim Pemeriksaan Laporan Keuangan BP Batam TA 2025, Zainudin Rudy P.
Pertemuan ini menegaskan bahwa kolaborasi antara BP Batam dan BPK RI bukan sekadar formalitas, melainkan langkah konkret dalam memastikan pengelolaan keuangan negara berjalan transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil yang nyata bagi pembangunan daerah.(*)