Infotorial : Warga Antusias Saksikan Pawai Pembangunan

0
47

BATAM — Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Batam, Marlin Agustina Rudi bersama anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kota Batam melepas peserta pawai pembangunan dan pawai budaya, Minggu (18/8) siang di Dataran Engku Hamidah Jalan Raja Haji Fisabilillah. Masyarakat Kota Batam tampak antusias menyaksikan pawai budaya dan pembangunan yang digelar Pemko Batam sempena HUT Ke-74 Kemerdekaan RI Tahun 2019. Meski cuaca panas warga tidak enggan berdiri di sepanjang jalan untuk melihat langsung setiap atraksi yang ditampilkan.
 
Pawai budaya ini diikuti peserta yang mengenakan pakaian adat tiap daerah. Tak sekedar menampilkan keberagaman pakaian adat, tapi juga tak sedikit yang menyuguhkan pertunjukan kebudayaan masing-masing. Sepasang ondel-ondel persembahan Ikatan Keluarga Jakarta dan Banten ini ikut berjalan kaki dari depan Dataran Engku Hamidah Jalan Raja Haji Fisabilillah. Selain ondel-ondel juga tampak pertunjukan lain. Seperti silat, reog Ponorogo, hingga kesenian jaranan campur sari. Pawai budaya ini mengambil 
 
Sedikitnya 6.800 orang yang berpartisipasi pada pawai pembangunan dan pawai budaya ini. Peserta pawai kebudayaan merupakan perwakilan organisasi kemasyarakatan, paguyuban berbagai daerah yang ada di Batam, Aparatur Sipil Negara (ASN), organisasi wanita, pelajar, mahasiswa, dan sebagainya.
 
“Kita harapkan semarak kemerdekaan dirasakan melalui partisipasi masyarakat. Keberagaman Batam tetap bisa bersatu dalam komando kepemimpinan Pak Walikota Muhammad Rudi,” kata Koordinator Pawai, Azman.
 
Sementara itu pawai pembangunan diisi barisan kendaraan hias. Kendaraan didandani beraneka rupa sesuai tema di tiap kecamatan, kelurahan, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kota Batam.
 
“Jumlah kendaraan hias yang ikut ada lebih kurang 115 kendaraan. Tujuan pawai ini adalah mensosialisasikan pembangunan yang sudah dilakukan Pemerintah Kota Batam di bawah kepemimpinan Muhammad Rudi-Amsakar Achmad. Melalui pawai ini kita ingin menunjukkan ini loh jalan yang sudah dibangun Pak Wali,” tutur Kepala Dinas Pemadam Kebakaran ini.
 
Adapun rute pawai kendaraan hias adalah dari Dataran Engku Hamidah, belok menuju underass Pelita, sampai ke Simpang Telkom, belok ke depan Hotel Nagoya Hill, lalu ke arah Hotel Planet Holiday, sampai simpang Hotel Pacific Palace. Kemudian belok lagi ke Harbour Bay sampai simpang Polres Batuampar. Selanjutnya belok ke arah Seraya, lurus ke Simpang Jam Laluan Madani, belok lagi ke Dataran Engku Hamidah.
 
Walikota Batam, Muhammad Rudi mengatakan pawai kebudayaan dan pawai pembangunan ini merupakan kegiatan terakhir dari rangkaian peringatan HUT ke-74 RI tingkat Kota Batam.
 
“Cukup meriah, ramai. Masyarakat antusias, baik peserta maupun penonton. Sama-sama kita saksikan. Hampir dua jam lebih. Perputaran mobil sudah kembali ke finish, jalan kaki belum habis. Bangga, partisipasi meningkat,” ujar Rudi.
 
Tahun depan, ia berjanji akan lebih meriah. Karena Dataran Engku Hamidah ini akan ditata sehingga lebih sempurna.
 
“Mudah-mudahan November lampu sudah terpasang. Tanaman sudah akan rimbun. Sehingga tidak sepanas seperti sore ini. Artinya tahun depan dataran ini lebih sempurna,” ucap mantan anggota DPRD Kota Batam ini.
 
Pembangunan, sambung Rudi, tak akan berhenti. Terutama infrastruktur jalan utama. Upaya masyarakat nyaman, dan orang asing yang datang juga semakin ramai.
 
“Kemarin jumlah wisatawan mancanegara banyak sekali. Jumat, Sabtu, Minggu kemarin hotel penuh. Mereka senang, kita ada rasa bangga. Kalau boleh kunjungan wisman kita melebihi target,” sebutnya.
 
Danlanal Kota Batam, Kolonel Laut (P) Alan Dahlan mengatakan pawai budaya dan pawai pembangunan merupakan dua keeping mata uang yang tidak terpisahkan. Acara ini menurutnya bukan hanya sekedar seremonial saja melainkan sebagai wujud keberhasilan pembangunan Batam.
 
“Kegiatan ini harus terus dilaksanakan agar kita bisa melakukan evaluasi atas keberhasilan yang sudah diraih. Saya optimis Batam terus maju,” ucapnya.(Humas)
 

BAGIKAN
Berita sebelumyaKetua Perkumpulan Anak Milenial Sumut, Aksa Halatu Minta DPRD Panggil Kepala Rutan Soal Kematian Napi
Berita berikutnyaBP Batam Persiapkan Batam Pusat Blockchain di Asia
Redaksi Pelindung : Tuhan Yang Maha Esa Penasehat : Brigjen Purn Parasian Simanungkalit,SH, MH. Susunan Redaksi Pemimpin Umum / Penanggung Jawab Gusmanedy Sibagariang AMD Pemimpin Redaksi Tumpak Simbolon, SH Pengembangan dan Periklanan Rismauli Sinaga Redaktur : Sandi Pusaka Herman , Niko. S Korlip : Pineop Siburian Wartawan Batam : Tumpak Simbolon, Ramli, Manguji Silaban, Mirwansyah Biro Tj Balai karimun : — Biro Lingga : Suarman wartawan : Juhari Biro Anambas : M Yanis wartawan : Firmandani Biro Natuna : Nizar Biro Bintan : Edy Biro Tanjungpinang : Mayer S Perwakilan Riau Daratan : Perwakilan Zona Sumatera Perwakilan Riau dan Biro Pelelawan : Pranseda Simanjuntak Kampar : Perwalikan zona Jawa : Perwalikan zona indonesia Tumur : Perwakilan zona Kalimantan : Bidang Pengembangan Usaha Marketing Maneger : Jeni Kartika Sinaga Badan Hukum : PT. Goes Siber Mandiri Sukses Nomor AHU : 0054024.AH.01.01 NPWP : 80.762.640,3-225.000 Nomor TDP : 33.10.1.58.18242 No SIUP : 02137/BPMPTSP-BTM/PAK/2016 Alamat : Kompleks Ruko Rabayu Blok E No. 2 Tembesi, Sagulung, Kota Batam, Kepulauan Riau, Indonesia Kode pos : 29439 Telepon : 0778-7432139 Hp +628127063321 Email : redaksisilabus@gmail.com SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN KEMERDEKAAN menyatakan pikiran dan pendapat merupakan hak asasi manusia yang tidak dapat dihilangkan dan harus dihormati. Rakyat Indonesia telah memilih dan berketetapan hati melindungi kemerdekaan menyatakan pikiran dan pendapat itu dalam Undang-Undang Dasar 1945. Kemerdekaan pers adalah salah satu wujud kedaulatan rakyat dan bagian penting dari kemerdekaan menyatakan pikiran dan pendapat. Wartawan adalah pilar utama kemerdekaan pers. Oleh karena itu dalam menjalankan tugas profesinya wartawan mutlak mendapat perlindungan hukum dari negara, masyarakat, dan perusahaan pers. Untuk itu Standar Perlindungan Profesi Wartawan ini dibuat: Perlindungan yang diatur dalam standar ini adalah perlindungan hukum untuk wartawan yang menaati kode etik jurnalistik dalam melaksanakan tugas jurnalistiknya memenuhi hak masyarakat memperoleh informasi; Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan memperoleh perlindungan hukum dari negara, masyarakat, dan perusahaan pers. Tugas jurnalistik meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi melalui media massa; Dalam menjalankan tugas jurnalistik, wartawan dilindungi dari tindak kekerasan, pengambilan, penyitaan dan atau perampasan alat-alat kerja, serta tidak boleh dihambat atau diintimidasi oleh pihak manapun; Karya jurnalistik wartawan dilindungi dari segala bentuk penyensoran; Wartawan yang ditugaskan khusus di wilayah berbahaya dan atau konflik wajib dilengkapi surat penugasan, peralatan keselamatan yang memenuhi syarat, asuransi, serta pengetahuan, keterampilan dari perusahaan pers yang berkaitan dengan kepentingan penugasannya; Dalam penugasan jurnalistik di wilayah konflik bersenjata, wartawan yang telah menunjukkan identitas sebagai wartawan dan tidak menggunakan identitas pihak yang bertikai, wajib diperlakukan sebagai pihak yang netral dan diberikan perlindungan hukum sehingga dilarang diintimidasi, disandera, disiksa, dianiaya, apalagi dibunuh; Dalam perkara yang menyangkut karya jurnalistik, perusahaan pers diwakili oleh penanggungjawabnya; Dalam kesaksian perkara yang menyangkut karya jurnalistik, penanggungjawabnya hanya dapat ditanya mengenai berita yang telah dipublikasikan. Wartawan dapat menggunakan hak tolak untuk melindungi sumber informasi; Pemilik atau manajemen perusahaan pers dilarang memaksa wartawan untuk membuat berita yang melanggar Kode Etik Jurnalistik dan atau hukum yang berlaku.