Silabuskepri.co.id | Batam — Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Batam selama kurang lebih tiga jam pada Kamis malam menyebabkan sejumlah wilayah di Kecamatan Sekupang dan Sagulung kembali dilanda banjir. Genangan air bahkan membuat warga terjebak dan aktivitas lalu lintas lumpuh di beberapa titik.
Salah satu rekaman video amatir yang diterima redaksi dari pengendara roda empat, Zesen Parulian Putra S, memperlihatkan kondisi banjir di Jalan Diponegoro, Tiban Baru Sekupang, tepatnya di kawasan Taman Mata Kucing. Air yang meluap hingga menutup badan jalan menyebabkan kendaraan tidak dapat melintas dan menimbulkan kemacetan panjang hingga beberapa kilometer.
Selain di jalan utama, banjir juga merendam kawasan permukiman warga. Pantauan di Perumahan Graha Nusa Batam Tahap I menunjukkan air telah menggenangi jalan lingkungan bahkan masuk ke dalam rumah warga.
Beberapa warga terlihat berusaha menyelamatkan barang-barang mereka dari genangan air yang terus meningkat.
“Air sudah masuk rumah. Kami terpaksa angkat barang-barang sejak sore. Hampir setiap hujan deras pasti begini,” ujar salah seorang warga Graha Nusa Batam.
Warga mengaku kondisi banjir tersebut bukan pertama kali terjadi. Mereka menyebut persoalan drainase dan aliran air yang tidak optimal sudah berlangsung cukup lama tanpa solusi yang jelas.
“Kami mohon perhatian Pak Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam. Kami benar-benar terjebak banjir setiap hujan deras. Padahal sudah lama terjadi, tapi belum ada penanganan serius,” keluh warga lainnya.
Kekecewaan warga semakin terasa karena kawasan tersebut merupakan daerah padat penduduk dan telah berulang kali mengalami banjir. Mereka berharap pemerintah kota segera turun tangan melakukan normalisasi drainase dan penataan aliran air agar kejadian serupa tidak terus berulang.
(Mpm )