Bangun Sinergi dengan Media, Lapas Batam Ungkap Program Sosial hingga Apresiasi Pegawai Berprestasi

Silabuskepri.co.id | BATAM – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Batam menggelar kegiatan halalbihalal dan silaturahmi bersama insan pers Kota Batam, Rabu (1/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membangun komunikasi publik yang lebih terbuka dan konstruktif antara Lapas dan media.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat tersebut juga dimanfaatkan sebagai ruang dialog antara jajaran Lapas Batam dan para wartawan mengenai berbagai program pembinaan yang dijalankan lembaga pemasyarakatan.

Kepala Lapas Batam, Yosafat Rijanto, dalam kesempatan itu memaparkan sejumlah program yang tengah dipersiapkan menjelang peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan yang diperingati setiap tanggal 27 April.

Menurutnya, berbagai kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada internal lembaga, tetapi juga menyasar masyarakat sebagai bagian dari komitmen pemasyarakatan untuk memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.

Salah satu program yang disiapkan adalah kegiatan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat sekitar sebagai wujud kepedulian sosial Lapas Batam. Selain itu, pihaknya juga akan memberikan bantuan gerobak usaha guna mendukung pengembangan program Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Kami ingin kehadiran Lapas tidak hanya dipandang sebagai tempat pembinaan warga binaan, tetapi juga sebagai institusi yang memiliki kepedulian sosial terhadap masyarakat di sekitarnya,” ujar Yosafat.

Selain kegiatan sosial, Lapas Batam juga merencanakan pemberian piagam penghargaan kepada pegawai berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja dalam menjalankan tugas pembinaan serta pelayanan pemasyarakatan.

Tak hanya itu, penghargaan juga akan diberikan kepada mantan warga binaan yang dinilai berhasil bangkit dan mampu menjalankan usaha mandiri melalui program UMKM setelah kembali ke tengah masyarakat.

Para mantan warga binaan tersebut sebelumnya telah mengikuti berbagai pelatihan keterampilan selama menjalani masa pidana di Lapas Batam. Ilmu yang diperoleh kemudian berhasil mereka kembangkan menjadi usaha produktif setelah bebas.

Menurut Yosafat, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa proses pembinaan di dalam lapas dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan warga binaan ketika kembali ke masyarakat.

“Ini menjadi contoh nyata bahwa pembinaan yang dilakukan di dalam lapas bukan sekadar menjalani masa hukuman, tetapi juga proses pembelajaran untuk mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah bebas,” jelasnya.

Program tersebut diharapkan mampu menjadi motivasi bagi warga binaan lainnya untuk terus meningkatkan keterampilan dan memperbaiki diri, sekaligus membuktikan bahwa sistem pemasyarakatan mampu mendorong perubahan positif.

Melalui rangkaian kegiatan dalam peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan, Lapas Batam menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pola pembinaan yang produktif, humanis, dan berdampak nyata bagi masyarakat luas.

Sinergi dengan insan pers pun diharapkan dapat memperkuat transparansi informasi sekaligus membangun pemahaman publik mengenai peran pemasyarakatan dalam proses rehabilitasi dan reintegrasi sosial warga binaan. (Red)

fin4d» Situs Toto Online Terpercaya No 1 Di Indonesia 2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

You might also like