Wisman Mulai Ramai, Warga Serukan Batam Dijaga Tetap Aman demi Kota Wisata Maju

Silabuskepri.co.id | Batam – Denyut pariwisata Kota Batam perlahan mulai kembali menunjukkan gairah positif. Di sejumlah kawasan strategis seperti Nagoya, pelaku usaha dan masyarakat mulai merasakan meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang datang untuk berbelanja, berlibur, hingga menikmati kuliner dan hiburan di kota perbatasan ini.

Kondisi tersebut disambut optimisme oleh warga yang menilai kebangkitan sektor pariwisata harus dijaga bersama melalui situasi kota yang aman, nyaman, bersih, dan kondusif.

Salah seorang warga Nagoya mengatakan, geliat wisman dalam beberapa waktu terakhir sudah mulai terlihat, terutama pada akhir pekan dan musim libur, di mana pusat-pusat perbelanjaan, hotel, restoran, hingga kawasan hiburan mulai kembali ramai dikunjungi tamu dari luar negeri.

“Sekarang ini sudah mulai terasa wisatawan asing datang. Hotel-hotel ramai, pusat belanja hidup, usaha kuliner juga ikut bergerak. Ini tentu kabar baik bagi ekonomi Batam,” ujarnya kepada media ini, Selasa (5/5/2026).

Menurutnya, momentum kebangkitan tersebut tidak boleh dianggap biasa. Seluruh elemen masyarakat perlu ikut menjaga citra Batam agar tetap dikenal sebagai kota yang aman dan ramah bagi wisatawan.

“Kondusivitas Kota Batam harus terus kita rawat agar menjadi kota wisata yang maju dan terus disinggahi para wisman,” katanya.


Ia menilai, Batam memiliki posisi yang sangat strategis karena berhadapan langsung dengan Singapore dan Malaysia, dua negara yang menjadi pintu lalu lintas wisata internasional.

Dengan jarak tempuh yang dekat serta biaya kunjungan yang relatif terjangkau, Batam memiliki peluang besar menjadi destinasi favorit wisatawan regional jika stabilitas kota tetap terjaga.

Karena itu, masyarakat berharap seluruh pihak—baik pemerintah, aparat keamanan, pelaku usaha, hingga warga—dapat bersama-sama menciptakan suasana yang tertib dan nyaman.

Menurut warga, wisatawan tidak hanya datang untuk menikmati fasilitas, tetapi juga melihat bagaimana wajah kota, tingkat keamanan, keramahan masyarakat, serta ketenangan selama berada di Batam.

“Wisatawan itu kalau merasa aman dan nyaman pasti datang lagi. Tapi kalau kota sering gaduh, banyak konflik, banyak keributan, tentu mereka akan berpikir ulang. Jadi Batam ini harus kita jaga sama-sama,” tuturnya.

Sektor pariwisata sendiri dinilai memiliki dampak domino yang besar terhadap perekonomian masyarakat.

Meningkatnya kunjungan wisman akan ikut menghidupkan hotel, restoran, transportasi, pusat oleh-oleh, UMKM, hiburan malam, hingga jasa-jasa lainnya yang menjadi sumber penghasilan ribuan warga Batam.

Karena itu, kebangkitan pariwisata bukan hanya urusan pemerintah, melainkan kepentingan bersama seluruh masyarakat.

Warga Nagoya pun mengajak agar Batam terus dibangun sebagai kota yang bersih, tertata, ramah, dan damai sehingga mampu menjadi magnet wisata sekaligus etalase investasi Indonesia di wilayah perbatasan.

“Kalau Batam aman, bersih, dan kondusif, wisatawan senang datang, investor juga nyaman masuk. Ini yang harus kita jaga untuk masa depan ekonomi Batam,” pungkasnya.

(Red)

fin4d» Situs Toto Online Terpercaya No 1 Di Indonesia 2025

You might also like