Dinsos Batam Tindaklanjuti Kondisi Daniel Parangin Angin yang Lumpuh dan Membutuhkan Bantuan

Silabuskepri.co.id | BATAM – Kabar mengenai kondisi Daniel Parangin Angin, warga Kavling Mandiri Blok A RT 01/RW 10, Kelurahan Sungai Pelunggut, Kecamatan Sagulung, yang telah mengalami kelumpuhan disertai kekakuan otot selama kurang lebih 10 tahun, mulai mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Batam.

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Batam berencana melakukan kunjungan langsung ke kediaman Daniel untuk melihat kondisi yang dialaminya sekaligus melakukan pendataan dan verifikasi kebutuhan bantuan yang dapat diberikan.

Respons tersebut disampaikan Sekretaris Dinas Sosial Kota Batam, Chitra Widya, pada Kamis malam (4/6/2026), setelah pihaknya menerima informasi dari pemberitaan sejumlah media lokal mengenai kondisi Daniel yang telah bertahun-tahun terbaring di tempat tidur akibat penyakit yang dideritanya.

“Saya ini lagi koordinasi dengan bidang terkait, Pak. Terima kasih informasinya,” ujar Chitra saat dikonfirmasi.

Menurutnya, Dinas Sosial akan terlebih dahulu berkoordinasi secara internal sebelum menurunkan tim ke lapangan. Namun pada prinsipnya, laporan yang masuk akan segera ditindaklanjuti agar kondisi Daniel dapat diketahui secara langsung oleh petugas.

“Kami akan berkoordinasi dengan bidang terkait terlebih dahulu. Biasanya nanti petugas langsung turun ke rumah yang bersangkutan untuk melakukan asesmen dan melihat kondisi secara langsung,” jelasnya.

Kunjungan tersebut nantinya bertujuan untuk melakukan verifikasi data, mengidentifikasi kebutuhan yang diperlukan, serta memastikan apakah Daniel memenuhi syarat untuk mendapatkan program bantuan sosial maupun layanan pendampingan dari pemerintah.

“Jika nanti tim turun, kami akan melakukan verifikasi data, melihat kondisi langsung, dan mendata kebutuhan beliau agar dapat diusulkan atau dimasukkan ke dalam program bantuan sosial yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tambahnya.

Kisah Daniel Parangin Angin sendiri menyentuh perhatian banyak pihak. Selama satu dekade terakhir, ia dikabarkan hanya bisa terbaring di tempat tidur akibat kondisi otot yang semakin kaku sehingga membatasi aktivitasnya sehari-hari. Dalam keterbatasan tersebut, keluarga terus berupaya memberikan perawatan semampunya meski menghadapi berbagai keterbatasan ekonomi.

Keluarga Daniel mengaku bersyukur dan merasa lega setelah mendapat informasi bahwa pemerintah berencana memberikan perhatian terhadap kondisi yang dialami anggota keluarga mereka.

“Kalau memang ada bantuan dari pemerintah, tentu itu menjadi anugerah besar bagi kami. Yang paling penting, kondisi Daniel bisa mendapat perhatian dan bantuan yang dibutuhkan,” ungkap salah seorang anggota keluarga.

Masyarakat sekitar juga berharap kunjungan tersebut dapat menjadi langkah awal untuk menghadirkan solusi bagi Daniel, baik melalui bantuan sosial, layanan kesehatan, maupun program pemberdayaan lainnya yang dapat meringankan beban keluarga.

Kehadiran pemerintah di tengah warga yang mengalami kondisi sulit seperti Daniel dinilai menjadi bentuk kepedulian sosial yang sangat dibutuhkan, sekaligus memastikan tidak ada masyarakat yang luput dari perhatian dalam memperoleh hak-haknya sebagai warga negara.

Sementara itu, pihak keluarga berharap proses verifikasi dapat segera dilakukan sehingga bantuan yang dibutuhkan dapat direalisasikan dalam waktu yang tidak terlalu lama.

(JTK)

fin4d» Situs Toto Online Terpercaya No 1 Di Indonesia 2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

You might also like