ejumlah Orang Tua Paskibra Desak Panitia Serahkan Baju Latihan dan Uang Makan

0
40

Silabuskepri.co.id, Lingga –– Sejumlah Orang tua dari pasukan PengibJar Bendera (Paskibara) di Kecamatan Kepulauan Posek Kabupaten Lingga mempertanyakan baju latihan dan Uang Makan anak anak mereka yang menjadi Anggota paskibra.

Betapa tidak, sejak dimulainya latihan Paskibra pada tanggal 2 Agustus lalu, hingga pengibaran bendera 17 Agustus 2019 lalu sampai saat ini, PPTK Paskibra belum menyerahkan yang menjadi hak para anggota pasukan Pengibar Bendera sepert baju latihan dan uang makan.

Menanggapi tuntutan para orang tua murid ini, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Ruslan, Pada Rabu (28/8/2019) membenarkan, bahwa sebahagian di beberapa item dalam satu kegiatan Paskibra di kecamatan kepulauan Posek belum terlunasi diantaranya baju anggota selama latihan dan uang makan sebesar 25 ribu perhari untuk 27 orang anak anggota paskibra serta 5 orang pelatih maupun purna.

” Dana yang disediakan oleh Pemkab untuk kegiatan tersebut ada, hanya saja belum dapat dicairkan masih dalam proses pencairan di DP2KA” kata Ruslan

Seperti diketahui bersama dalam kegiatan ini, dianggarkan oleh pemerintah tidak dengan tahapan akan tetapi dibayarkan sekaligus dan selama kegiatan latihan berjalan, anggaran yang di keluarkan untuk kegiatan ditalangi pihak ke tiga terlebih dahulu, aku Ruslan.

” Jadi dana tersebut sudah ada hanya belum diterima masih dalam proses pencairan,” ujar Ruslan.( Juhari )

BAGIKAN
Berita sebelumyaKemenpora dan Gema Desantara Latih 200 Kader Pemuda Anti Narkoba di Lingga
Berita berikutnyaMamad Pekerja Dapur Arang Pingsan Ditimpa Pohon Bakau
Redaksi Pelindung : Tuhan Yang Maha Esa Penasehat : Brigjen Purn Parasian Simanungkalit,SH, MH. Susunan Redaksi Pemimpin Umum / Penanggung Jawab Gusmanedy Sibagariang AMD Pemimpin Redaksi Tumpak Simbolon, SH Pengembangan dan Periklanan Rismauli Sinaga Redaktur : Sandi Pusaka Herman , Niko. S Korlip : Pineop Siburian Wartawan Batam : Tumpak Simbolon, Ramli, Manguji Silaban, Mirwansyah Biro Tj Balai karimun : — Biro Lingga : Suarman wartawan : Juhari Biro Anambas : M Yanis wartawan : Firmandani Biro Natuna : Nizar Biro Bintan : Edy Biro Tanjungpinang : Mayer S Perwakilan Riau Daratan : Perwakilan Zona Sumatera Perwakilan Riau dan Biro Pelelawan : Pranseda Simanjuntak Kampar : Perwalikan zona Jawa : Perwalikan zona indonesia Tumur : Perwakilan zona Kalimantan : Bidang Pengembangan Usaha Marketing Maneger : Jeni Kartika Sinaga Badan Hukum : PT. Goes Siber Mandiri Sukses Nomor AHU : 0054024.AH.01.01 NPWP : 80.762.640,3-225.000 Nomor TDP : 33.10.1.58.18242 No SIUP : 02137/BPMPTSP-BTM/PAK/2016 Alamat : Kompleks Ruko Rabayu Blok E No. 2 Tembesi, Sagulung, Kota Batam, Kepulauan Riau, Indonesia Kode pos : 29439 Telepon : 0778-7432139 Hp +628127063321 Email : redaksisilabus@gmail.com SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN KEMERDEKAAN menyatakan pikiran dan pendapat merupakan hak asasi manusia yang tidak dapat dihilangkan dan harus dihormati. Rakyat Indonesia telah memilih dan berketetapan hati melindungi kemerdekaan menyatakan pikiran dan pendapat itu dalam Undang-Undang Dasar 1945. Kemerdekaan pers adalah salah satu wujud kedaulatan rakyat dan bagian penting dari kemerdekaan menyatakan pikiran dan pendapat. Wartawan adalah pilar utama kemerdekaan pers. Oleh karena itu dalam menjalankan tugas profesinya wartawan mutlak mendapat perlindungan hukum dari negara, masyarakat, dan perusahaan pers. Untuk itu Standar Perlindungan Profesi Wartawan ini dibuat: Perlindungan yang diatur dalam standar ini adalah perlindungan hukum untuk wartawan yang menaati kode etik jurnalistik dalam melaksanakan tugas jurnalistiknya memenuhi hak masyarakat memperoleh informasi; Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan memperoleh perlindungan hukum dari negara, masyarakat, dan perusahaan pers. Tugas jurnalistik meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi melalui media massa; Dalam menjalankan tugas jurnalistik, wartawan dilindungi dari tindak kekerasan, pengambilan, penyitaan dan atau perampasan alat-alat kerja, serta tidak boleh dihambat atau diintimidasi oleh pihak manapun; Karya jurnalistik wartawan dilindungi dari segala bentuk penyensoran; Wartawan yang ditugaskan khusus di wilayah berbahaya dan atau konflik wajib dilengkapi surat penugasan, peralatan keselamatan yang memenuhi syarat, asuransi, serta pengetahuan, keterampilan dari perusahaan pers yang berkaitan dengan kepentingan penugasannya; Dalam penugasan jurnalistik di wilayah konflik bersenjata, wartawan yang telah menunjukkan identitas sebagai wartawan dan tidak menggunakan identitas pihak yang bertikai, wajib diperlakukan sebagai pihak yang netral dan diberikan perlindungan hukum sehingga dilarang diintimidasi, disandera, disiksa, dianiaya, apalagi dibunuh; Dalam perkara yang menyangkut karya jurnalistik, perusahaan pers diwakili oleh penanggungjawabnya; Dalam kesaksian perkara yang menyangkut karya jurnalistik, penanggungjawabnya hanya dapat ditanya mengenai berita yang telah dipublikasikan. Wartawan dapat menggunakan hak tolak untuk melindungi sumber informasi; Pemilik atau manajemen perusahaan pers dilarang memaksa wartawan untuk membuat berita yang melanggar Kode Etik Jurnalistik dan atau hukum yang berlaku.