Ikon Batam Tercemar Sampah, Warga Minta Pengawasan dan Penindakan Diperketat

Silabuskepri.co.id | Batam – Kondisi memprihatinkan terlihat di kawasan Jembatan I Barelang, salah satu ikon wisata paling terkenal di Kota Batam. Tumpukan sampah terlihat berserakan di sejumlah titik sepanjang sisi dan pinggiran kawasan jembatan yang setiap hari ramai dikunjungi wisatawan maupun masyarakat lokal.

Berdasarkan pantauan di lapangan pada Rabu (10/6/2026), berbagai jenis sampah rumah tangga, plastik bekas, botol minuman, kemasan makanan hingga limbah lainnya tampak menumpuk di beberapa lokasi. Sebagian sampah bahkan terlihat dibuang langsung ke area lereng dan semak-semak di sekitar jembatan.

Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas pengawasan dan pengelolaan kebersihan di kawasan yang selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Kota Batam dan Provinsi Kepulauan Riau.

Padahal, Jembatan Barelang tidak hanya berfungsi sebagai sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga telah lama menjadi simbol pembangunan Batam yang setiap tahunnya dikunjungi ribuan wisatawan domestik maupun mancanegara.

Sejumlah pengunjung yang ditemui di lokasi mengaku prihatin dengan kondisi tersebut. Menurut mereka, keberadaan sampah yang menumpuk tidak hanya merusak keindahan kawasan, tetapi juga dapat menciptakan kesan negatif bagi wisatawan yang datang berkunjung.

“Sayang sekali. Jembatan Barelang ini ikon Batam yang sering dijadikan lokasi foto dan tujuan wisata. Tapi kalau sampah dibiarkan berserakan seperti ini tentu merusak pemandangan,” ujar salah seorang pengunjung.

Warga menilai kebiasaan membuang sampah sembarangan masih menjadi persoalan serius yang harus ditangani secara bersama-sama. Namun di sisi lain, mereka juga berharap adanya pengawasan yang lebih ketat dari instansi terkait untuk mencegah kawasan wisata tersebut berubah menjadi lokasi pembuangan sampah liar.

Selain mengganggu estetika, tumpukan sampah yang dibiarkan dalam waktu lama berpotensi mencemari lingkungan sekitar, menimbulkan bau tidak sedap, serta mengancam ekosistem pesisir yang berada di sekitar kawasan Barelang.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, setiap orang memiliki kewajiban untuk menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan. Sementara pemerintah daerah memiliki tanggung jawab dalam penyelenggaraan pengelolaan sampah, termasuk pengawasan dan penyediaan sarana pendukung kebersihan.

Karena itu, masyarakat berharap instansi terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, pengelola kawasan, serta pihak-pihak yang memiliki kewenangan di wilayah Barelang dapat segera melakukan penanganan dan pembersihan secara menyeluruh.

Tidak hanya itu, pemasangan papan larangan, penyediaan tempat sampah yang memadai, patroli rutin, hingga penegakan aturan terhadap pelaku pembuangan sampah sembarangan dinilai perlu diperkuat agar kejadian serupa tidak terus berulang.

Sebagai salah satu ikon kebanggaan Batam, Jembatan Barelang seharusnya tidak hanya megah secara fisik, tetapi juga terjaga kebersihan dan kelestarian lingkungannya. Keindahan kawasan tersebut merupakan wajah Batam yang pertama kali dilihat wisatawan dan menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaganya.

Masyarakat berharap pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dapat mengambil langkah nyata agar kawasan Jembatan I Barelang kembali bersih, tertata, dan mencerminkan citra Batam sebagai kota modern, maju, dan ramah wisata.

[Red]

fin4d» Situs Toto Online Terpercaya No 1 Di Indonesia 2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

You might also like