KOLONEL LAUT (P) TUNGGUL RESMI JABAT DANLANAL RANAI

0
12

SILABUSKEPRI.CO.ID, NATUNA — Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P, memimpin langsung upacara serah terima jabatan Komadan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Ranai, pada Rabu (9/10/19) bertempat di lapangan apel Markas Komando (Mako) Lanal Ranai Kabupaten Natuna Kepulauan Riau.

Jabatan Danlanal Ranai resmi diserah terimakan melalui upacara militer, dari Kolonel Laut (P) Harry Setyawan, S.E., kepada Kolonel Laut (P) Tunggul. Kolonel Harry Setyawan,S.E., selanjutnya akan menjabat sebagaiAsisten Operasi Komandan Gugus Keamanan Laut (Asops Daguskamla) Koarmada I di Batam Kepri.

Sedangkan Kolonel Laut (P) Tunggul sebelumya menjabat sebagai Komandan Pusat Pendidikan Pelaut (Danpusdikpel) di Komando Pendidikan dan Latihan TNI AngkatanLaut (Kodiklatal) di Surabaya.

Dalam amanatnya Danlantamal IV mengatakan bahwa “Upacara serah terima jabatan Komandan Lanal Ranai yang diselenggarakan pada hari ini, pada hakikatnya merupakan mata rantai pembinaan personel dalam suatu organisasi”, ujarnya

“Yaitu dalam rangka mendinamisasikan organisasi di jajaran TNI Angkatan Laut agar lebih mampu menjawab tantangan tugas ke depan, hal ini tentunya dimaksudkan agar senantiasa responsif, antisipatif dan adaptif terhadap setiap perubahan lingkungan strategis yang terjadi”,ungkap Danlantamal IV.

Danlantamal IV juga mengatakan “Diharapkan dapat memberikan nuansa baru yang dapat memotivasi tumbuhnya kreativitas dan inovasi serta upaya yang lebih baik untuk mencapai tujuan dan sasaran organisasi yang telah ditetapkan”,harapnya.

Lebih jauh dikataan bahwa “Lanal Ranai selaku pelaksana dukungan bagi satuan operasional, berkedudukan langsung di bawah Lantamal IV, mempunyai tugas pokok menyelenggarakan dukungan logistik serta administrasi bagi unsur-unsur TNI Angkatan Laut baik Kapal Perang RI (KRI), pesawat udara (Pesud) dan personel TNI Angkatan Laut, yang melaksanakan patroli di perairan yang menjadi tanggung jawabnya’, jelasnya

Laksma TNI Arsyad juga menjelaskan “Wilayah operasional Lanal Ranai memiliki tingkat kerawanan yang cukup tinggi, karena terdapat jalur pelayaran internasional yaitu ALKI-1 yang berbatasan langsung dengan negara tetangga yaitu Malaysia dan Vietnam, serta laut Cina Selatan. Untuk itu, diharapkan mampu melaksanakan apa yang menjadi tugas pokok dan tanggung jawabnya dengan sebaik-baiknya”, jelasnya.

“Maka dapatlah dikatakan bahwa tugas-tugas tersebut tidaklah ringan, untuk itu dituntut mampu menjadi penggerak utama organisasi, cermat membaca perkembangan situasi, dapat membina dan menggerakkan segenap potensi yang ada, baik personel, materiil serta potensi lainnya, sehingga mampu memberikan hasil yang optimal,” tambahnya.

“Kepada pejabat lama Danlantamal IV memberikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Kolonel Laut (P) Harry Setyawan, S.E., atas dedikasi, loyalitas dan kerja keras saudara dalam memimpin Lanal Ranai selama ini, disertai doa semoga saudara dapat meraih sukses di tempat penugasan yang baru”, ucapnya.

Tidak lupa saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Nyonya Harry Setyawan dalam mendampingi tugas suami, khususnya dalam pembinaan Jalasenastri cabang 8 Korcab IV Daerah Jalasenastri Armada I”, ucapnya.

“Selanjutnya kepada Kolonel Laut (P) Tunggul, saya beserta jajaran Lantamal IV mengucapkan selamat datang serta selamat atas kepercayaan yang diberikan oleh pemimpin TNI Angkatan Laut kepada saudara untuk mengemban tugas yang baru sebagai Komandan Lanal Ranai”, ucapnya.

Danlntamal juga berpesan “Saya percaya dengan berbekal pengetahuan, pengalaman dan penugasan sebelumnya, saudara akan dapat melaksanakan tugas dengan baik” pesannya.

Ditempat yang sama dilaksanakan serah terima jabatan Ketua Cabang 8 Jalasenastri Korcab IV DJA I yang berlangusung di Kantor Jalasenastri Cabang 8 yang dipimpin oleh Ketua Korcab IV DJA I Ny. Ifa Arsyad Abdullah.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Natuna, Asintel Danlantamal IV Kolonel Laut (P) Ari Aryono, S.E., Aslog Danlantamal IV Kolonel Laut (T) Cok Bagus Alit Y, S.E., Kadiskum Lantaal IV IV Letkol Laut (KH) M. Muchlis, S.H., M.Tr.Hanlan., Kadispen Lanamal IV Mayor Marinir Saul Jamlaay, Para Danlanal dibawah jajaran Lantamal IV, Unsur FKPD Kabupaten Natuna, para Komadan satuan TNI/Pori di Wilayah Kabupaten Natuna, Pengrus Jalasenastri Korcab IV DJA I, Pengurus Persit dan Pengurus Pia Ardya Garini.(*)

BAGIKAN
Berita sebelumyaLANAL RANAI TERIMA KUNKER DANLANTAMAL IV
Berita berikutnyaBP Gelar Sosialisasi Penggunaan Aplikasi SPSE Versi 4.3 Menuju Penerapan E-Procurement
Redaksi Pelindung : Tuhan Yang Maha Esa Penasehat : Brigjen Purn Parasian Simanungkalit,SH, MH. Susunan Redaksi Pemimpin Umum / Penanggung Jawab Gusmanedy Sibagariang AMD Pemimpin Redaksi Tumpak Simbolon, SH Pengembangan dan Periklanan Rismauli Sinaga Redaktur : Sandi Pusaka Herman , Niko. S Korlip : Pineop Siburian Wartawan Batam : Tumpak Simbolon, Ramli, Manguji Silaban, Mirwansyah Biro Tj Balai karimun : — Biro Lingga : Suarman wartawan : Juhari Biro Anambas : M Yanis wartawan : Firmandani Biro Natuna : Nizar Biro Bintan : Edy Biro Tanjungpinang : Mayer S Perwakilan Riau Daratan : Perwakilan Zona Sumatera Perwakilan Riau dan Biro Pelelawan : Pranseda Simanjuntak Kampar : Perwalikan zona Jawa : Perwalikan zona indonesia Tumur : Perwakilan zona Kalimantan : Bidang Pengembangan Usaha Marketing Maneger : Jeni Kartika Sinaga Badan Hukum : PT. Goes Siber Mandiri Sukses Nomor AHU : 0054024.AH.01.01 NPWP : 80.762.640,3-225.000 Nomor TDP : 33.10.1.58.18242 No SIUP : 02137/BPMPTSP-BTM/PAK/2016 Alamat : Kompleks Ruko Rabayu Blok E No. 2 Tembesi, Sagulung, Kota Batam, Kepulauan Riau, Indonesia Kode pos : 29439 Telepon : 0778-7432139 Hp +628127063321 Email : redaksisilabus@gmail.com SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN KEMERDEKAAN menyatakan pikiran dan pendapat merupakan hak asasi manusia yang tidak dapat dihilangkan dan harus dihormati. Rakyat Indonesia telah memilih dan berketetapan hati melindungi kemerdekaan menyatakan pikiran dan pendapat itu dalam Undang-Undang Dasar 1945. Kemerdekaan pers adalah salah satu wujud kedaulatan rakyat dan bagian penting dari kemerdekaan menyatakan pikiran dan pendapat. Wartawan adalah pilar utama kemerdekaan pers. Oleh karena itu dalam menjalankan tugas profesinya wartawan mutlak mendapat perlindungan hukum dari negara, masyarakat, dan perusahaan pers. Untuk itu Standar Perlindungan Profesi Wartawan ini dibuat: Perlindungan yang diatur dalam standar ini adalah perlindungan hukum untuk wartawan yang menaati kode etik jurnalistik dalam melaksanakan tugas jurnalistiknya memenuhi hak masyarakat memperoleh informasi; Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan memperoleh perlindungan hukum dari negara, masyarakat, dan perusahaan pers. Tugas jurnalistik meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi melalui media massa; Dalam menjalankan tugas jurnalistik, wartawan dilindungi dari tindak kekerasan, pengambilan, penyitaan dan atau perampasan alat-alat kerja, serta tidak boleh dihambat atau diintimidasi oleh pihak manapun; Karya jurnalistik wartawan dilindungi dari segala bentuk penyensoran; Wartawan yang ditugaskan khusus di wilayah berbahaya dan atau konflik wajib dilengkapi surat penugasan, peralatan keselamatan yang memenuhi syarat, asuransi, serta pengetahuan, keterampilan dari perusahaan pers yang berkaitan dengan kepentingan penugasannya; Dalam penugasan jurnalistik di wilayah konflik bersenjata, wartawan yang telah menunjukkan identitas sebagai wartawan dan tidak menggunakan identitas pihak yang bertikai, wajib diperlakukan sebagai pihak yang netral dan diberikan perlindungan hukum sehingga dilarang diintimidasi, disandera, disiksa, dianiaya, apalagi dibunuh; Dalam perkara yang menyangkut karya jurnalistik, perusahaan pers diwakili oleh penanggungjawabnya; Dalam kesaksian perkara yang menyangkut karya jurnalistik, penanggungjawabnya hanya dapat ditanya mengenai berita yang telah dipublikasikan. Wartawan dapat menggunakan hak tolak untuk melindungi sumber informasi; Pemilik atau manajemen perusahaan pers dilarang memaksa wartawan untuk membuat berita yang melanggar Kode Etik Jurnalistik dan atau hukum yang berlaku.

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.