LANAL RANAI TERIMA KUNKER DANLANTAMAL IV

0
12

SILABUSKEPRI.CO.ID, NATUNA — Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P, didampingi Ketua Korcab IV DJA I Ny Ifa Arsyad Abdullah melaksanakan kunjungan kerja ke Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Ranai, Selasa (8/10/19).

Kunjungan kerja ini akan dilaksanakan keseluruh Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal-Lanal) dibawah jajaran Lantamal IV. Lanal Ranai mendapat kesempatan ketiga yang dikunjungi oleh Danlantamal IV.

Tujuan kunjungan kerja Danlantamal IV ialah untuk melihat secara dekat kondisi dan kesiapan personil tiap-tiap Lanal serta fasilitas pendukung untuk melaksanakan tugas pokok.

Danlantamal IV dalam kunjungannya diterima langsung oleh Danlanal Ranai Kolonel Laut (P) Harry Setyawan, S.E., berserta Ketua Cabang 8 Korcab IV DJA I dan pejabat FKPD Ranai di Bandara Pangkalan Udara TNI Angkatan Udara Raden Sadjad Natuna.

Acara kunjungan kerja di Lanal Ranai dikemas sangat baik, dimana diawali dengan peresmianPaud Teratai, kemudianlaporan komando, peninjauan oleh Ketua Korcab IV DJA I ke kantor Cabang 8 Korcab IV DJA I, acara diakhiri dengan tatap muka bersama prajurit.

Pada acara tatap muka bersama prajurit yang bertempat di Saung Mess Ciptadi, Danlantamal IV mengatakan bahwa “Lanal adalah salah satu pendukung tugas operasi yaitu mendukung Kapal Perang RI (KRI), Pesawat Udara (Pesud) dan Marinir. hal itu dapat dilihat dari daerah dan kondisinya masing-masing. Kondisi Lanal Ranai saat ini sudah cukup baik”, ujarnya

Lebih jauh orang nomor satu di Lantamal IV mengatakan bahwa “Mengingat sarana alat apung (alpung) yang terbatas maka laksanakan patroli terbatas, kemudian tentang kesejahteraan prajurit terutama yang pisah keluarga agar diberikan cuti disesuiakan dengankebutuhan”, ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa “Perlu kita sadari bahwa TNI Anggkatan Laut dimekarkan yaitu Lantamal yang semula 11 buah menjadi 14 buah, penambahan Lanal dan penambahan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista), sehingga kita butuh personil untuk megawakinya, untuk personel di Lanal-Lanal dimungkin akan menetap lebih lama untuk tidak dimutasikan,” pungkasnya.

Hadir pada acara kunjungan kerja tersebut Asintel Danlantamal IV Kolonel Laut (P) Ari Aryono, S.E., Aslog Danlantamal IV Kolonel Laut (T) Cok Bagus Alit Y, S.E., Kadiskum Lantamal IV M. Muchlis, S.H., M.Tr.Hanlan., Kadispen Lantamal IV Mayor Marinir Saul Jamlaay, serta pengurus Jalasenastri Korcab IV DJA I.(*)

BAGIKAN
Berita sebelumyaPOLDA KEPRI LUNCURKAN WEBSITE PENGADUAN MASYARAKAT
Berita berikutnyaKOLONEL LAUT (P) TUNGGUL RESMI JABAT DANLANAL RANAI
Redaksi Pelindung : Tuhan Yang Maha Esa Penasehat : Brigjen Purn Parasian Simanungkalit,SH, MH. Susunan Redaksi Pemimpin Umum / Penanggung Jawab Gusmanedy Sibagariang AMD Pemimpin Redaksi Tumpak Simbolon, SH Pengembangan dan Periklanan Rismauli Sinaga Redaktur : Sandi Pusaka Herman , Niko. S Korlip : Pineop Siburian Wartawan Batam : Tumpak Simbolon, Ramli, Manguji Silaban, Mirwansyah Biro Tj Balai karimun : — Biro Lingga : Suarman wartawan : Juhari Biro Anambas : M Yanis wartawan : Firmandani Biro Natuna : Nizar Biro Bintan : Edy Biro Tanjungpinang : Mayer S Perwakilan Riau Daratan : Perwakilan Zona Sumatera Perwakilan Riau dan Biro Pelelawan : Pranseda Simanjuntak Kampar : Perwalikan zona Jawa : Perwalikan zona indonesia Tumur : Perwakilan zona Kalimantan : Bidang Pengembangan Usaha Marketing Maneger : Jeni Kartika Sinaga Badan Hukum : PT. Goes Siber Mandiri Sukses Nomor AHU : 0054024.AH.01.01 NPWP : 80.762.640,3-225.000 Nomor TDP : 33.10.1.58.18242 No SIUP : 02137/BPMPTSP-BTM/PAK/2016 Alamat : Kompleks Ruko Rabayu Blok E No. 2 Tembesi, Sagulung, Kota Batam, Kepulauan Riau, Indonesia Kode pos : 29439 Telepon : 0778-7432139 Hp +628127063321 Email : redaksisilabus@gmail.com SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN KEMERDEKAAN menyatakan pikiran dan pendapat merupakan hak asasi manusia yang tidak dapat dihilangkan dan harus dihormati. Rakyat Indonesia telah memilih dan berketetapan hati melindungi kemerdekaan menyatakan pikiran dan pendapat itu dalam Undang-Undang Dasar 1945. Kemerdekaan pers adalah salah satu wujud kedaulatan rakyat dan bagian penting dari kemerdekaan menyatakan pikiran dan pendapat. Wartawan adalah pilar utama kemerdekaan pers. Oleh karena itu dalam menjalankan tugas profesinya wartawan mutlak mendapat perlindungan hukum dari negara, masyarakat, dan perusahaan pers. Untuk itu Standar Perlindungan Profesi Wartawan ini dibuat: Perlindungan yang diatur dalam standar ini adalah perlindungan hukum untuk wartawan yang menaati kode etik jurnalistik dalam melaksanakan tugas jurnalistiknya memenuhi hak masyarakat memperoleh informasi; Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan memperoleh perlindungan hukum dari negara, masyarakat, dan perusahaan pers. Tugas jurnalistik meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi melalui media massa; Dalam menjalankan tugas jurnalistik, wartawan dilindungi dari tindak kekerasan, pengambilan, penyitaan dan atau perampasan alat-alat kerja, serta tidak boleh dihambat atau diintimidasi oleh pihak manapun; Karya jurnalistik wartawan dilindungi dari segala bentuk penyensoran; Wartawan yang ditugaskan khusus di wilayah berbahaya dan atau konflik wajib dilengkapi surat penugasan, peralatan keselamatan yang memenuhi syarat, asuransi, serta pengetahuan, keterampilan dari perusahaan pers yang berkaitan dengan kepentingan penugasannya; Dalam penugasan jurnalistik di wilayah konflik bersenjata, wartawan yang telah menunjukkan identitas sebagai wartawan dan tidak menggunakan identitas pihak yang bertikai, wajib diperlakukan sebagai pihak yang netral dan diberikan perlindungan hukum sehingga dilarang diintimidasi, disandera, disiksa, dianiaya, apalagi dibunuh; Dalam perkara yang menyangkut karya jurnalistik, perusahaan pers diwakili oleh penanggungjawabnya; Dalam kesaksian perkara yang menyangkut karya jurnalistik, penanggungjawabnya hanya dapat ditanya mengenai berita yang telah dipublikasikan. Wartawan dapat menggunakan hak tolak untuk melindungi sumber informasi; Pemilik atau manajemen perusahaan pers dilarang memaksa wartawan untuk membuat berita yang melanggar Kode Etik Jurnalistik dan atau hukum yang berlaku.

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.