Lantamal IV Gelar Giat Baksos Kesehatan

0
42

SiILABUSKEPRI.CO.ID, TANJUNGPINANG – Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang, kembali menggelar kegiatan Bakti Sosial Kemasyarakatan dan Bakti Sosial Kesehatan, kepada pelajar dan masyarakat Kampung Bugis di Gedung Aula Kantor Kecamatan Tanjungpinang Kota, Kampung Bugis, Tanjungpinang Kepulauan Riau, Kamis (12/9).

Kegiatan tersebut meliputi Komunikasi Sosial (Komsos) ceramah tentang Bela Negara dengan narasumber Drs. Indra Syah Putra Kabid Ketahanan Seni Budaya dan Agama Kesbangpol Provinsi Kepri, lalu dilanjutkan ceramah kesehatan tentang penanggulangan demam berdarah oleh Letda Laut (K) dr. Dadang dari Dinas Kesehatan (Diskes) Lantamal IV.

Selain itu juga ada pelayanan kesehatan berupa pengecekan gula darah gratis, pengecekan tensi darah dan pengecekan jentik-jentik nyamuk demam berdarah di Desa Madong.

Dalam sambutan Asisten II Walikota Tanjungpinang Irwan, S.Sos., M.M., yang mewakili Walikota Tanjungpinang mengatakan, “Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Danlantamal IV dalam hal ini Lantamal IV, yang sangat peduli dengan masyarakat, berkali-kali membuat kegiatan Bakti Sosial kepada masyarakat, sehingga sangat membantu baik kesehatan, perekonomian dan pengetahuan”, jelasnya.

Di tempat yang sama, Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P., dalam sambutan tertulisnya mengatakan, “Kegiatan Komunikasi Sosial dan Bakti Sosial ini merupakan salah satu perwujudan dalam upaya membantu pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat”,ungkapnya.

Dikatakan juga, “Kegiatan ini merupakan salah satu metode pembinaan teritorial, sebagai wahana untuk mewujudkan kebersamaan dan keeratan hubungan dengan seluruh komponen bangsa” pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wadan Lantamal IV Kolonel Laut (P) DR. Imam Teguh Santoso, S.T., M.Si, Para Pejabat Utama Lantamal IV, Para Kadis/Kasatker Lantamal IV, Para tokoh masyarakat dan tokoh adat.(*)

BAGIKAN
Berita sebelumyaNuryanto Kembali Jabat Ketua DPRD Batam Periode 2019-2024
Berita berikutnyaJelang Harhubnas 2019, Kesyabaran Dabo Bersihkan Pantai dan Laut
Redaksi Pelindung : Tuhan Yang Maha Esa Penasehat : Brigjen Purn Parasian Simanungkalit,SH, MH. Susunan Redaksi Pemimpin Umum / Penanggung Jawab Gusmanedy Sibagariang AMD Pemimpin Redaksi Tumpak Simbolon, SH Pengembangan dan Periklanan Rismauli Sinaga Redaktur : Sandi Pusaka Herman , Niko. S Korlip : Pineop Siburian Wartawan Batam : Tumpak Simbolon, Ramli, Manguji Silaban, Mirwansyah Biro Tj Balai karimun : — Biro Lingga : Suarman wartawan : Juhari Biro Anambas : M Yanis wartawan : Firmandani Biro Natuna : Nizar Biro Bintan : Edy Biro Tanjungpinang : Mayer S Perwakilan Riau Daratan : Perwakilan Zona Sumatera Perwakilan Riau dan Biro Pelelawan : Pranseda Simanjuntak Kampar : Perwalikan zona Jawa : Perwalikan zona indonesia Tumur : Perwakilan zona Kalimantan : Bidang Pengembangan Usaha Marketing Maneger : Jeni Kartika Sinaga Badan Hukum : PT. Goes Siber Mandiri Sukses Nomor AHU : 0054024.AH.01.01 NPWP : 80.762.640,3-225.000 Nomor TDP : 33.10.1.58.18242 No SIUP : 02137/BPMPTSP-BTM/PAK/2016 Alamat : Kompleks Ruko Rabayu Blok E No. 2 Tembesi, Sagulung, Kota Batam, Kepulauan Riau, Indonesia Kode pos : 29439 Telepon : 0778-7432139 Hp +628127063321 Email : redaksisilabus@gmail.com SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN KEMERDEKAAN menyatakan pikiran dan pendapat merupakan hak asasi manusia yang tidak dapat dihilangkan dan harus dihormati. Rakyat Indonesia telah memilih dan berketetapan hati melindungi kemerdekaan menyatakan pikiran dan pendapat itu dalam Undang-Undang Dasar 1945. Kemerdekaan pers adalah salah satu wujud kedaulatan rakyat dan bagian penting dari kemerdekaan menyatakan pikiran dan pendapat. Wartawan adalah pilar utama kemerdekaan pers. Oleh karena itu dalam menjalankan tugas profesinya wartawan mutlak mendapat perlindungan hukum dari negara, masyarakat, dan perusahaan pers. Untuk itu Standar Perlindungan Profesi Wartawan ini dibuat: Perlindungan yang diatur dalam standar ini adalah perlindungan hukum untuk wartawan yang menaati kode etik jurnalistik dalam melaksanakan tugas jurnalistiknya memenuhi hak masyarakat memperoleh informasi; Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan memperoleh perlindungan hukum dari negara, masyarakat, dan perusahaan pers. Tugas jurnalistik meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi melalui media massa; Dalam menjalankan tugas jurnalistik, wartawan dilindungi dari tindak kekerasan, pengambilan, penyitaan dan atau perampasan alat-alat kerja, serta tidak boleh dihambat atau diintimidasi oleh pihak manapun; Karya jurnalistik wartawan dilindungi dari segala bentuk penyensoran; Wartawan yang ditugaskan khusus di wilayah berbahaya dan atau konflik wajib dilengkapi surat penugasan, peralatan keselamatan yang memenuhi syarat, asuransi, serta pengetahuan, keterampilan dari perusahaan pers yang berkaitan dengan kepentingan penugasannya; Dalam penugasan jurnalistik di wilayah konflik bersenjata, wartawan yang telah menunjukkan identitas sebagai wartawan dan tidak menggunakan identitas pihak yang bertikai, wajib diperlakukan sebagai pihak yang netral dan diberikan perlindungan hukum sehingga dilarang diintimidasi, disandera, disiksa, dianiaya, apalagi dibunuh; Dalam perkara yang menyangkut karya jurnalistik, perusahaan pers diwakili oleh penanggungjawabnya; Dalam kesaksian perkara yang menyangkut karya jurnalistik, penanggungjawabnya hanya dapat ditanya mengenai berita yang telah dipublikasikan. Wartawan dapat menggunakan hak tolak untuk melindungi sumber informasi; Pemilik atau manajemen perusahaan pers dilarang memaksa wartawan untuk membuat berita yang melanggar Kode Etik Jurnalistik dan atau hukum yang berlaku.