Batam, Silabuskepri.co.id – Sebanyak 284.223 Paket bahan pangan (sembako) pada tahap keempat akan dibagikan untuk masyarakat Batam yang terdampak Covid-19.

Untuk pendistribusiannya sendiri, akan dilakukan oleh BP Batam dan Pemko Batam dimulai pada 29 Juli 2020 ini.

Berdasarkan data dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Nomor 55/GT/COVID-19/VII/2020 tanggal 3 Juli 2020.

BACA JUGA : Sejak 2016, BP Batam Pertahankan Opini WTP Laporan Keuangan

Data penerima bantuan bahan pokok terdampak Covid-19 di Kota Batam sebanyak 284.223 (dua ratus delapan puluh empat ribu dua ratus dua puluh tiga).

Paket sembako tersebut nantinya akan dibagikan ke 12 kecamatan di Batam, yakni Belakang Padang, Bulang, Galang, Batu Ampar, Nongsa, Lubuk Baja, Sekupang, Batam Kota, Bengkong, Batu Aji, Sungai Beduk, dan Sagulung.

BACA JUGA : Sejak 2016, BP Batam Pertahankan Opini WTP Laporan Keuangan

Adapun isi dari paket sembako yang akan dibagikan berupa beras 10 kilogram, mi instan 10 bungkus, minyak goreng 2 liter, krimer kental manis 2 kaleng, ikan dalam kaleng 425 gram, teh celup, sirup, dan biskuit.

Rencana jadwal pendistribusian sembako bantuan ini akan dimulai pada Rabu, 29 Juli 2020 di Kecamatan Lubuk Baja sebanyak 19.729 paket Sembako.

Pada hari Kamis, 30 Juli 2020 akan didistribusikan di Kecamatan Belakang Padang sebanyak 2.836 paket Sembako dan Kecamatan Galang sebanyak 3.105 paket Sembako.

BACA JUGA : Pembangunan Jalan di Desa Langkan Tanpa Papan Plang Proyek

BP Batam dan Dinas Sosial Pemko Batam akan mendistribusikan paket sembako ke Kantor Kelurahan dan akan melakukan pengawasan pada tahapan penyaluran sembako di Kantor Kelurahan setempat.

Kemudian masing-masing RT melakukan penjemputan paket sembako di Kelurahan masing-masing berdasarkan data yang telah ditetapkan kemudian didistribusikan kepada masyakarat yang terdampak Covid-19.

BP Batam sendiri menghimbau kepada masyarakat Batam, mengingat sampai sekarang masih dalam kondisi pandemi Covid-19, maka dalam proses pembagian sembako tersebut agar tetap memperhatikan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah. (Humas)