Proyek Seharga Rp5,5  Miliar di Sagulung Diduga Mar-up, Kontraktor Berlagak  Bersih

0
670

Silabuskepri.co.id, Batam — Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air melakukan kegiatan peningkatan jalan kota batam (dak penugasan). Proyek ini adalah paket pekerjaan peningkatan jalan utama kavling lama dengan nomor kontrak 620/APBD BTM/BM/Penk.JL (Dak)/KL/II/07/2018. dengan nilai Harga Rp.5.546.698.997.00, masa pelaksanaan 150 hari kalender.

Proyek ini terkesan misterius dan tidak bisa dilihat publik dan terkesan tertutup, pasalnya dalam papan plang nama proyek tidak dijelaskan berapa pelebaran ukuran jalan yang di kerjakan dan juga drainesanya.

Silabuskepri.co.id pun mencoba mengukur pelebaran jalan yang sudah selesai dikerjakan, pada Rabu (14/03/2018) hanya saja ukurannya berbeda beda, ada yang 110 cm, 120cm dan juga 130cm. dan tebalnya 20cm. Sementara itu, untuk pekerjaan drainesanya dipasang tanpa landasan di bawah gorong-gorong U 74cm, dan langsung ditimpa dari atas dengan bahan lumpur parit sebelumnya.

Salah satu warga kapling lama berinisial (P) menilai pekerjaan yang dilakukan oleh kontraktor PT. Pulau Bulan Indo Perkasa terkesan asal asalan dan memburu cepat selesai tanpa memperhitungkan ukuran, kualitas dan juga kekuatan Drainese nantinya untuk menahan tekanan air.

P menambahkan dengan besarnya nilai harga proyek seharga 5,5 milyar lebih harusnya kualitas dan juga ketahanan proyek tersebut bisa dibuktikan kepada publik, hanya saja terlihat dari plang nama proyek tidak bisa dijelaskan berapa ukuran jalan dan juga drainese yang dikerjakan. dirinya menilai konsultan pengawas oleh CV. Gemilang Arthakindo terkesan tutup mata akan kualitas proyek tersebut.

Salah satu petugas pengawas dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air kota batam, yang datang menghampiri awak media ini saat melakukan pengukuran proyek tersebut mengatakan bahwa proyek tersebut adalah milik dirinya dan tidak perlu untuk diukur-ukur pakai meter, dikarenakan kontraktornya jelas dan bukan seperti kontraktor Batak abal-abal biasanya.

” ini proyek saya bos, dan jelas pekerjaannya bukan seperti kontraktor batak abal-abal itu” pungkasnya.

Sampai berita ini dikirim, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam Ir.Yumasnur belum bisa dikonfirmasi terkait kegiatan tersebut dan juga proses pelelangan proyek seharga 5,5 milyar tersebut.(P.sib)