Silabuskepri.co.id, Batam | Pemerintah Kota Batam melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin Hamid menerima bantuan 61.200 dosis vaksin jenis AstraZeneca dari Pemerintah Singapura, Rabu (29/09/2021).

Bantuan tersebut nantinya akan terintegrasi dengan pendistribusian vaksin yang akan dilakukan di tingkat kota. Hal itu seperti disampaikan oleh Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad saat diwawancarai di Kantor DPRD kota Batam, Rabu (29/09/2021).

“Bantuan vaksin dari Singapura itu nanti akan terintegrasi dengan pendistribusian vaksin yang kita lakukan di tingkat kota,” ucap Amsakar.

Amsakar menambahkan, pihaknya telah melakukan rapat yang dipimpin oleh Walikota Batam, Muhammad Rudi dan menyepakati untuk bekerjasama dengan para Camat, Lurah dan RT/RW di kota Batam untuk memberikan edukasi kepada warga yang belum divaksin.

“Kita menyepakati agar Camat, Lurah dan RT/RW supaya sama sama bergerak untuk melakukan edukasi, pemberian informasi dan melakukan pendataan warga kita yang belum tervaksin,” tuturnya.

Lanjut kata Amsakar, pihaknya juga akan mendiskusikan bantuan vaksinasi tersebut bersamaan dengan pelaksanaan vaksinasi di 21 Puskesmas yang tersebar di kota Batam.

“Namun untuk pendistribusiannya akan dibuat kategori untuk waktu pemberian dosis 1 dan 2 dan untuk nakes,” lanjutnya.

Dirinya juga menjelaskan bahwa sampai dengan saat ini, capaian vaksinasi di kota Batam sudah mendekati angka 81 hingga 82 persen dan sisanya sekitar kurang lebih 18-19 persen lagi untuk dosis pertama.

“Jadi tidak begitu banyak lagi warga kita, karna ini tinggal lagi nanti mendapatkan data yang final dari warga dari kecamatan dan kelurahan yang terkait dengan warga yang belum di vaksin,” tutupnya.(SOP)