Dinkes Lingga Periksa Kelayakan Makanan Takjil

0
66

Silabuskepri.co.id, Lingga — Dinas Kesehatan Kabupaten lingga melalui seksi Kesling Kejaor dan PKM Pacur di dampingi Forum Kabupaten Kota Sehat (FKKS ) Lingga utara, melakukan pengecekan makanan berbuka puasa yang dijual di pasar Ramadan di pasar pancur Lingga Utara.

Beberapa jenis takjilpun di ambil sampel untuk di uji kandungannya apakah mengandung bahan berbahaya untuk dikosumsi.

Kepala bidang (Kabid) Promkes Dinas Kesehatan Lingga, Wahyudi Ekaputra, kamis (9/5/2019) mengatakan, pengecekan takjil yang dijual pedagang ini menjadi kegiatan rutin setiap bulan puasa.

Dikatakan wahyudi, Selain memeriksa takjil, juga akan terus dilakukan mengawasan dan pembinaan
dimulai dari tempat pengolahan makanan minuman.

“Kegiatan ini kita lakukan yang bertujuan agar makanan yang diperjual belikan kepada masyarakat untuk berbuka puasa aman dan bebas dari bahan berbahaya. Kita tidak ingin ada penjual yang menggunakan bahan pewarna yang bukan di peruntukan untuk makanan, kita terus mengantisipasi hal itu selama puasa,”katanya

Sementara itu Kasi Penyehatan Lingkungan (PL) Dinkes Lingga Sri Dewi menyampaikan, makanan sampel yang diambil dari pasar akan periksa.

“Kita lakukan pemeriksaan makanan takjil, dan apabila layak dikosumsi maka tidak jadi masalah, tetapi jika ternyata tidak layak atau berbahan lain yang membahayakan, maka kita akan proses.”ujarnya

Sementara itu, untuk memberikan rasa aman, kegiatan peneriksaan makanan takjil ini akan dilaksanakan secara terus menerus.
“Kita akan lakukan pemeriksaan di beberapa pasar di kecamatan yang ada di Kabupaten Lingga.” kata Sri Dewi. ( Juhari )

 

BAGIKAN
Berita sebelumyaRusia Tangkap Peluang Bisnis di Batam
Berita berikutnyaPresiden Jokowi Lantik Gubernur dan Wakil Gubernur Malut
Redaksi Pelindung : Tuhan Yang Maha Esa Penasehat : Brigjen Purn Parasian Simanungkalit,SH, MH. Susunan Redaksi Pemimpin Umum / Penanggung Jawab Gusmanedy Sibagariang AMD Pemimpin Redaksi Tumpak Simbolon, SH Pengembangan dan Periklanan Rismauli Sinaga Redaktur : Sandi Pusaka Herman , Niko. S Korlip : Pineop Siburian Wartawan Batam : Tumpak Simbolon, Ramli, Manguji Silaban, Mirwansyah Biro Tj Balai karimun : — Biro Lingga : Suarman wartawan : Juhari Biro Anambas : M Yanis wartawan : Firmandani Biro Natuna : Nizar Biro Bintan : Edy Biro Tanjungpinang : Mayer S Perwakilan Riau Daratan : Perwakilan Zona Sumatera Perwakilan Riau dan Biro Pelelawan : Pranseda Simanjuntak Kampar : Perwalikan zona Jawa : Perwalikan zona indonesia Tumur : Perwakilan zona Kalimantan : Bidang Pengembangan Usaha Marketing Maneger : Jeni Kartika Sinaga Badan Hukum : PT. Goes Siber Mandiri Sukses Nomor AHU : 0054024.AH.01.01 NPWP : 80.762.640,3-225.000 Nomor TDP : 33.10.1.58.18242 No SIUP : 02137/BPMPTSP-BTM/PAK/2016 Alamat : Kompleks Ruko Rabayu Blok E No. 2 Tembesi, Sagulung, Kota Batam, Kepulauan Riau, Indonesia Kode pos : 29439 Telepon : 0778-7432139 Hp +628127063321 Email : redaksisilabus@gmail.com SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN KEMERDEKAAN menyatakan pikiran dan pendapat merupakan hak asasi manusia yang tidak dapat dihilangkan dan harus dihormati. Rakyat Indonesia telah memilih dan berketetapan hati melindungi kemerdekaan menyatakan pikiran dan pendapat itu dalam Undang-Undang Dasar 1945. Kemerdekaan pers adalah salah satu wujud kedaulatan rakyat dan bagian penting dari kemerdekaan menyatakan pikiran dan pendapat. Wartawan adalah pilar utama kemerdekaan pers. Oleh karena itu dalam menjalankan tugas profesinya wartawan mutlak mendapat perlindungan hukum dari negara, masyarakat, dan perusahaan pers. Untuk itu Standar Perlindungan Profesi Wartawan ini dibuat: Perlindungan yang diatur dalam standar ini adalah perlindungan hukum untuk wartawan yang menaati kode etik jurnalistik dalam melaksanakan tugas jurnalistiknya memenuhi hak masyarakat memperoleh informasi; Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan memperoleh perlindungan hukum dari negara, masyarakat, dan perusahaan pers. Tugas jurnalistik meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi melalui media massa; Dalam menjalankan tugas jurnalistik, wartawan dilindungi dari tindak kekerasan, pengambilan, penyitaan dan atau perampasan alat-alat kerja, serta tidak boleh dihambat atau diintimidasi oleh pihak manapun; Karya jurnalistik wartawan dilindungi dari segala bentuk penyensoran; Wartawan yang ditugaskan khusus di wilayah berbahaya dan atau konflik wajib dilengkapi surat penugasan, peralatan keselamatan yang memenuhi syarat, asuransi, serta pengetahuan, keterampilan dari perusahaan pers yang berkaitan dengan kepentingan penugasannya; Dalam penugasan jurnalistik di wilayah konflik bersenjata, wartawan yang telah menunjukkan identitas sebagai wartawan dan tidak menggunakan identitas pihak yang bertikai, wajib diperlakukan sebagai pihak yang netral dan diberikan perlindungan hukum sehingga dilarang diintimidasi, disandera, disiksa, dianiaya, apalagi dibunuh; Dalam perkara yang menyangkut karya jurnalistik, perusahaan pers diwakili oleh penanggungjawabnya; Dalam kesaksian perkara yang menyangkut karya jurnalistik, penanggungjawabnya hanya dapat ditanya mengenai berita yang telah dipublikasikan. Wartawan dapat menggunakan hak tolak untuk melindungi sumber informasi; Pemilik atau manajemen perusahaan pers dilarang memaksa wartawan untuk membuat berita yang melanggar Kode Etik Jurnalistik dan atau hukum yang berlaku.