Silabuskepri.co.id, Natuna — Dalam upaya membangun Daerah, khusus nya di Desa dan keseluruhan. Pemerintah Kabupaten Natuna, menekankan pada pelayanan publik di bidang penerangan (kelistrikan).

Hal itu sudah menjadi Agenda 100% Desa Kabupaten Natuna dialiri Listrik, dan d8buka secara resmi oleh Plt, Gubernur Kepri, Isdianto, Selasa, (27/08/2019) di Pantai Wisata Sejuba, pukul, 11.00 WIB pagi.

Kepada seluruh elemen Masyarakat, Isdianto berpesan agar tetap bersyukur, serta bijak memakai energi listrik, karena dari seluruh Kabupaten di 34 Provinsi, hanya Natuna yang mencapai 100% Desa teraliri Listrik.

“Kitapantas mengapresiasi kinerja PLN, khusus nya Bupati dan Wakil Bupati senantiasa serta penuh semangat dalam memajukan Pembangunan di Negri Rantau Bertuah Laut Sakti ini, ” ujar Isdianto.

Ini sangat penting, karna salah satu Sumber Daya Alam kita Gas, pada masa nya akan berakhir, mungkin 30 atau bahkan 40 tahun kedepan, namun Listrik tidak akan habis.

Semua ini sudah memenuhi espektasi, seperti yang di harapkan Bapak Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, jadi dengan semangat Membangun Bangsa dan Negeri, mari kita saling bersinergi tanpa ada perpecahan di tengah-tengah Masyarakat, pungkas Isdianto.

Hal senada di sampaikan Direktur Regional PLN kepulauan Riau, Wiluyo Khusdiharto, dari 76 Desa, Meliputi 40 Desa di tahun 2016, serta 7 Desa lama dan 3 Desa baru, sudah teraliri listrik dengan Investasi, 2,8 Miliyar.

Kita Mempunyai cadangan listrik 20 Mega Watt, yang bisa dipakai Gubernur Riau atau pun Bupati, dalam rangka melistriki Industri, baik itu Perikanan atau pun Parawisata dan Perhotelan, jadi tidak perlu kwatir apibila ada Investor datang ke Natuna.

Kelistrikan di Natuna, di Suplai PLTD Ranai, sudah terkoneksi dengan 20 KP ball titik. Dengan daya terpasang 20,2 mb, daya mampu 7,1mb dan beban puncak 11,8 MB, sudah surplus 5,2 MB.

Kami juga tidak berhenti sampai disini, dan sedang melakukan kerjasama dengan salah satu Pengembang, untuk terobosan baru, Pembangkit Listrik Bio Mas, sebesar 4 MB. Dengan bahan bakar dari kayu kali Andra, sehingga Pembangkit Listrik Energi baru ini bisa tercapai di tahun 2021 artinya, bisa lebih Green dan ramah lingkungan. Ini, sedang di galakkan di seluruh Kepulauan Sumatra.

Kami juga, sedang mengkaji Pembangkit Listrik Kapal Mobile, bisa di bawa kesana kemari, tentu nya dalam aspek kelautan antar Pulau untuk menjangkau Kebutuhan Masyarakat, apabila sewaktu-waktu ada bencana Alam.

Begitu juga kerjasama dengan Anak Perusahaan Icon Plus, saat ini sedang membangun layanan Internet serta Paket TV kabel, memanfaatkan tiang listrik di pinggir jalan yang di pasangi Power Optik.

Berbagai kajian sedang kami lakukan, baik Pembangkit listrik, Bio Mas, CPO dan tenaga Surya. Semua itu untuk kepentingan Masyarakat, tentu nya PLN dalam melayani Pelanggan akan berusaha semaksimal mungkin, ucap nya.

Hadir disana, Plt. Gubernur Riau, Bupati, Wakil Bupati, FKPD, OPD dan para Undangan. (Budi)