Nahkoda KM Berkat Anugrah H Haris ditetapkan Jadi Tersangka

0
64

Silabuskepri.co.id , Lingga — Nahkoda KM Berkat Anugrah, H.Haris ditetapkan jadi  tersangka, akibat kapal motor yang dinahkodainya tenggelam di daerah perairan pulun Daik kabupaten lingga, hingga mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan 12 orang selamat.

Kasat Reskrim Polres Lingga, Akp Suharnoko, Sabtu (30/6/2018) mengatakan, Status Nahkoda Km Berkat Anugrah telah di tetapkan menjadi tersangka

Adapun dasar tetapkannya Nahkoda tersebut jadi tersangka, berdasarkan dua alat bukti yang di dapat dari keterangan saksi saksi, berupa barang bukti puing kapal yang tengelam.

“Saat ini perkara akan dinaikan ke tingkat penyidikan”, ucap Suharnoko

Atas kejadian itu, tersangka disangkakan dengan pasal 303 UU RI  NO 17 thn 2008 tentang pelayaran subsider pasal 359 KUHP, pasal 303 UU RI  NO 17 thn 2008 tentang pelayaran.
(1) setiap orang yang mengoperasikan kapal dan pelabuhan tanpa memenuhi persyaratan keselamatan dan keamanan pelayaran serta perlindungan lingkungan maritim sebagaimana dimaksud dalam pasal 122 dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 tahun dan denda paling banyak Rp300.000.000,00

(2) jika perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mengakibatkan kerugian harta benda dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 tahun dan denda paling banyak Rp500.000.000,00,

(3)jika perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mengakibatkan kematian seseorang, dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp1.500.000.000,00

Subsider Pasal 359 KUHPidana
barang siapa karena kesalahanya (kealpaanya) menyebabkan orang lain mati,

“diancam dengan pidana penjara paling lama 5 tahun atau pidana kurungan paling lama 1 tahun” kata Akp Suharnoko.

Seperti diketahui sebelumnya
Pada hari sabtu tanggal 23 juni 2018 sekira pukul 21.00 wib, KM. BERKAT ANUGRAH yang di nahkodai oleh H.HARIS, berangkat dari nipah panjang menuju pulau batam dengan membawa barang berupa kelapa 10 ton, pisang 5 ton, beserta 9 orang penumpang sesampainya di laut desa pulon pada hari minggu tanggal 24 juni 2018 sekira pukul 07.00 wib kapal langsung terkena cuaca buruk atau  gelombang tinggi beserta angin kencang, yang mengakibatkan kapal di bagian bawah pecah karena hentakan gelombang yang kuat. Kapal KM.BERKAT ANUGRAH mulai tenggelam dan penumpang beserta anak buah kapal bertahan di atas kapal menunggu bantuan.

Sekira pukul 11.30 wib lewat kapal MV.OCEANA yang akan menuju pulau batam dan memberikan bantuan penumpang dan ABK kapal KM.BERKAT ANUGRAH naik ke kapal MV.OCEANA dan 1 korban dinyatakan hilang oleh nahkoda, sekira pukul 13.45 wib telah di temukan oleh Ditpolairud dan satpolairud polres lingga dalam keadaan meninggal dunia tidak dapat di selamatkan lagi.” ujarnya ( juhari)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.